Home » » Cara “Kaya” Riyadlah 40 Hari Ala Ustad Yusuf Mansyur

Cara “Kaya” Riyadlah 40 Hari Ala Ustad Yusuf Mansyur

Banyak cara untuk meraih kekayaan, terutama kekayaan yang  melimpah dan barokah. Para motivator dan inspirator telah banyak merumuskan trik-trik cara memperoleh kekayaan melimpah tersebut. Mulai “cara gila jadi pengusaha” model Purdi Chandar, owners dan pendiri Primagama, “Cara Goblok” model pengusaha Bob Sadino hingga kaya raya ala otak kanan, ala motivator Ipho Santosa.

Tentu saja,  trik-trik yang disampaikan para motivator khasiatnya tergantung kseungguhan dan keberuntungan kita yang menjalankan. Ada yang sudah merasakan berkelimpahan, perubahan atau bahkan dalam posisi bisa-bisasa saja.
Setidaknya semua cara boleh dicoba asal halala dan tidak menyimpang.  Kita hanya berusaha, dan Allahlah yang menentukan.

Namun anda boleh mencoba lagi satu trik  dengan pendekatan ruhani. Tips tersebut cara meraiah kebarkahan hidup hingga kekayaan menurut Ustad Yusuf Mansyur. Ustazd yang kondang dengan matematika sedekah ini, selaian mendorong berusaha secara material, seperti manjadi pengusaha, bekerja fisik dan iktiar duniawai lainnya, harus disertai dengan ikhtiar ruhani.

Logikanya, bahwa seisi dunia ini hanyalah Allah SWT yang mengatur dan memilikinya. Kesusahan, kebahagiaan, kefakiran, berkelimpahan, hingga adzab dan pahala, hanya Allah yangg menurunkan. Tanpa izin Allah SWT semua itu tidak akan terjadi.

Termasuk dalam menghadpai kesulitan. Menurut Yusuf Mansyur, bisa jadi kesulitan yang kita alami saat ini akibat kelalaian kepada kewajiban yang telah berpuluh-puluh tahun kita lakukan secara rutin. Mislanya jarang sedekah, mendapat harta dari barang haram, hingga suka menyakiti tetangga dan jarang sekali beribadah, terutama lalai shalat lima waktu secara berjamaah di masjid.

Jangan-jangan utang yang menumpuk sulit sekali dilunasi, akibat kita telah memakan harta orang lain meski disadari atau tidak. Jangan-jangan, musibah keluarga sakit, anak durhaka hingga menghabiskan biaya yang selama ini kita kumpulkan merupakan adzab Allah SWT atas dosa yang telah kita lakukan.

Memang menurutnya,  tidak meudah untuk  memastikan apakah penderitaan, kemiskinan atau musibah yang dialami merupakan adzab atau cobaan. Namun setidaknya kita bisa mereview perilaku dan bentuk peralakuan kita terhadap pemilik alam semesat ini, Allah SWT.

Jika selama ini kita lupa beribadah atau bahkan senang bermaksiat, dapat dipastikan bahwa kesusushan atai kesulitan yang dialami merupakan adzab di dunia. Sebaliknya jika selama kita relatif taat kepada Allah SWT secara ikhlas dan tidak berbuat maksiat, bisa jadi musibah yang dialami merupakan cobaan untuk meningkatkan kualitas atau derajat keimanan kita.

Lepas dari perdebatan tersebut, ada baiknya kita introsfeksi diri.
Mengapa utang-utang tidak pernah terselesaikan?
Mengapa anak-anak kita durhaka?
Mengapa musibah keluarga silih berganti?
Mengapa kesulitan terus menumpuk tak pernah terhenti?

Solusinya anjuran Yusuf Mansyur. Sedekahlah, dibarengi dengan doa-doa serta meningkatkan keataatan kita kepada Alah SWT setiap hari setiap saat dengan apa yang disebut Riyadloh (latihan) 40 hari.    

Banyak orang yang telah memperaktikkan Riyadlah 40 hari ini dan hasilnya luar biasa.  Selama menjalankan Riyadlah, niatkan sikhlas dan berharap ridla Allah SWT serta ampunana dari segala dosa.

Berikut rangkaian Riyadlah 40 hari yang diajarkan Ustadz Yusuf Mansyur:
  1. Jaga Shalat  Shubuh,  Zuhur,  Ashar,  Maghrib dan Isya. Semuanya dilakukan secara berjamaah (jika laki-laki) di masjid, lengkap dengan pelaksanaan qabliyah dan ba'diyahnya. Selaian itu lakukan juga shalat Sunnah Tahiyyatul Masjid sebagai tanda kita datang sebelum wktnya azan/pra-ontime.
  2. Jaga Shalat Tahajjud 8 Rakaat + Witir 3 Rakaat.
  3. Bacalah Surat Waaqi'ah sesudah shubuh atau sesudah ashar (boleh pilih).
  4. Jaga Shalat dhuha 6 Rakaat hingga 12 rakaat.
  5. Baca zikir usai shalat, plus baca yaa fattaah yaa rozzaaq 11x,  plus ayat kursi,  plus qulhu 3x. Dibaca usai melaksanakan shalat wajib.
  6. Khusus usai shalat shubuh dan ashar, ditambah 4 ayat terakhir surah al hasyr.
  7. Jaga setiap hari membaca 300 X laa hawla walaa quwwata illaa billaah. Boleh 100x dibaca dibagi-bagi menjadi 5 waktu shalat.
  8. Jaga setiap hari baca Istighfar 100x.
  9. Jaga setiap hari baca subhaanallaahi wabihamdihi subhaanallaahil 'adzhiem 100x pagi dan 100x sore. Boleh habis dhuha dan habis ashar/jelang maghrib.
  10. Jaga setiap hari baca Yaasiin (bebas waktunya kapan saja, yg penting 1 hari 1x).
  11. Tutup malam dengan shalat sunnah 2 rakaat. Baca Qulyaa di rakaat pertama, Qulhu di rakaat kedua. Setelahnya baca salah satu dari as Sajdah, Tabaarok, atau ar Rohmaan.
  12. Dianjurkan juga dibarengi dengan puasa sunnah daud supaya setiap aktifitas dirasakan mudah. (*) 

Kalau perlu, dibuatkan list ditmepel pada dinding sehingga setap hari akan terlihat mana yang sudah dilakukan dan mana yang perlu peningkatan. Selamat mencoba semoga Allah SWT selalu memberi hidayah dan taufiq-Nya. Amiin. (*)   



0 komentar: