Begini Nasib CEO Bukalapak Sebelum Suskes

Orang-orang hebat dan sukses di dunia ini tak lepas dari kisah-kisah yang dramatis sebelum mencapai kesuksesannya. Kegagalan, keprutasian atau bahkan ditipu teman menjadi kisah manis ketika mereka mencapai keberhasilan.

Salah satu yang kita kupas kali ini, kisah menarik dari CEO Bukalapak, Achmad Zaki. Pria asal Sragen dengan gaya santai tersebut awalnya bukanlah siapa-siapa. Ia hanya seorang anak desa yang saat hidup bersama orang tuanya sempat tidak mengalami listrik PLN waktu kecil. Hidup di kampung membuatnya sangat jauh dengan capain yang diraihnya saat ini. Sepintas mustahil atau tak mungkin.

Zaky menyebutkan,  sekolah SD dan smp di Saragen, masuk SMA di Solo. Lalu masuk pergurun tinggi Institute Teknologi Bandung (ITB),  sebuah perguruan tinggi yang masuk pada 10 terbaik di Indonesia. Namun demikian, sejak SMA cita-cita Achmad Zaky berbeda dengan pemuda sekelasnya. Cita-citanya sebagai entrepreneur atau pengusaha identik dengan sebuah kegagalan atau kerja keras banting tulang. Berbekal stigma demikian, ia merintis bisnis sejak di bangku kuliah.
Usaha yang dirintisnya, jualan mia ayam usai kuliah. Lagi-lagi, keputusan Achmad Zaky ini mendapat cibiran. Stigma Sebagai pengusah akan bangkrut tidak terbantahkan Achmad Zaky. Beberapa bulan berjualan Mie Ayam, ia tidak bisa melanjutkan. Roda usahanya terhenti di tengah jalan karena tidak memperoleh hasil yang diharapkan.

Bukalapak Dimulai dari Kegalauan
Setelah lulus kuliah di ITB Achmad Zaky mengalami kegalauan yang luar biasa. Bagaimana tidak, kesan lulusan ITB mudha mencari kerja di perusahaan-perusahaan besar. Sementara dia masih begitu-begitu saja. Pernah mengajukan lamaran kerja, namun tidak ada yangg menerimanya. Ia pun mencoba kembali peruntukan dengan skill membuat web dan sejensinya, sebagai modal awal. Dari situlah mulai terpikir bagaimana membuat Bukalapak seperti yang kita kenal saat ini.  Ia pun menawarkan gagasan tersebut kepada rekan-rekannya. Hanya satu oang temannya “terbujuk rayunya”, orang itu merupakan sahabatnya di SMA dulu.

Zakypun membuat web Bukalapak. Berbulan-bulan web dibangun kemudian dilaunching ke publik. Apa yang terjadi? Web yang dia bikin itu sepi pengunjung, alias tidak ada yang mau pasang produk di market placenya itu.
Ia mulai berfikir keras bagaimana mendatangkan pengguna Bukapalak. Ia pun langsung door to door, mendatangi para pemilik ritel untuk mamajang produk di Bukalapak. Selain itu, kirim email ke berbagai perusahaan yang hasilnya lagi-lagi masih tidak sesuai yang diharapkan.

Mungkin bagi starp up yang memiliki modal awal, rasanya akan mudah membuat iklan dengan sejumha budget. Akan tetapi saat itu Achmad Zaky tidak memiliki dana untuk iklan.  Langkah yang dia tempuh, melakuman promosi secara manual salah satunya melalui Facebook.

Setiap hari dia behasil melakukan massage via inbox Facebook kepada 500 akun Dua tahun lamanya, Ahmad Zaki melakukan itu tanpa henti. Dari sinilah Bukalapak mulai mendapat pengunjung. Perlahan dan pasti, setiap hari makin bertambah seiring berjalanya waktu serta promosi tanpa henti. 
Singkat cerita, upaya Achmad Zaki dan rekan-rakan membuahkan hasil. Mulai tahun 2014 Bukalapak mendapat suntikan dana dari investor mencapai ratusan miliar rupiah dari seri B dari Group (PT) Elang Mahkota Teknologi Tbk.

Dengan suntikan dana dan kerja keras awak Bukalapak, pada tahun 2016 Bukalapak menghasilkan transaksi harian mencapai Rp50 miliar. Bahkan untuk hari-hari tertentu sepeti program Harbolnas transaksi bisa menembus angka  Rp300 miliar. Di tahun yang sama, fageview Bukalapak mencapai 13,4 miliar dengan 1,3 juta pelapak.

Jurus Kita Bisa
Salah satu ppint penting dari kerja keras Achmad Zaky dalam membangun usaha Bukalapak hingga sukses, filosofi “kita bisa”. Meurutnya meskipun secara perhitungan tidak akan bisa, yakinkan dalam diri bahwa hal yang akan dicapai itu “akan bisa” dilakukan.


Faktanya, Bukalapak yang semula dirintis dari kamar kosk-kosan ukuran 4X4 M2 kini mampu menemukan pasarnya tersendiri hingga terkenal seantero Indonesai bahkan luar negeri. Nama Bukalapak begitu meng-Indonesia mengingatkan kita pada lapak-lapak pedagang kaki lima di emper pertokoan yang menjual barang secara ritel. Sumber: http://bit.ly/2xfbLe3 

Pahlawan Keluarga, Ibu Martini Srikandi Penyapu Jalan



Kepahlawana dalam setiap situasi menemukan konteksnya. Jika zaman perang kemerdakaan Republik Indonesia (RI), istilah pahlawan identik dengan mereka yang berjuang angkat senjata bahkan gugur di medan tempur. Dalam konteks kekinian, menjadi pahlawan tidak lagi harus angkat senjata –kecuali tentara- melainkan mengisi kemerdekaan sebaik-baiknya. 
 Sebut saja, seseorang yang menyelamatkan orang lain dari bahaya. Bagi orang bersangkutan, kepahlawanan sang penolong lebih dirasakan kehadirannya ketimbang yang lain.
Ibu Martini
Hal yang sama berlaku dalam keluarga. Misalnya, anggota keluarga yang bekerja keras untuk menghidupi keluarga, biasa disebut pahlawan. Penggerak sosial yang menjadi inspirasi kemajuan komunitas, identik juga dengan sosok pahlawan.


Menyebut Pahlawan Keluarga di sini, salah satunya petugas penyapu jalan di Kota Tasikmalaya. Para petugas itu biasa disebut Srikandi Penyapu Jalan. Mereka semuanya perempuan bertugas membersihkan sampah di jalan.


Dari sekian orang srikandi penyapu jalan di Kota Tasikmalaya itu adalah Ibu Martini. Sudah hampir dua tahun ia bertugas. Motivasi Ibu Martini menjadi pekerja kebersihan, supaya bisa membantu suaminya mencari nafkah dan meujudkan cita-cita keluarga kecilnya.


Ia berharap, anaknya yang kini duduk di bangku kelas 2 SMK dan SD kelas lima mampu dibiayainya. Penghasilan suaminya tidak menentu sehingga ia memutuskan bekerja meski setiap hari kepanasan bahkan kehujanan.


Namun demikian, ia tetap tidak melupakan kewajiban utama sebagai ibu rumah tangga. Ia tetap mengerjakan pekerjaan rumah seperti memasak, mencuci bahkan mengurusi anak.


Cara membagi waktu,  jika ia mendapat jadwal kerja pagi, mengerjakan pekerjaan rumah di siang hari. Ia bekerja selama 5 jam sehari. Jika bagian pagi mulai pukul 05:30 - 10:30. Jika bagian siang, dari jam 10:30 - 03:30.  Menurutnya, dari hasil bekerja lumayan membantu perekonomian keluarganya.


Banyak suka dan duka bekerja sebagai petugas kebersihan. Selain harus berangkat pagi-pagi, juga harus akrab dengan bising deru mesin kendaraan di jalan raya, asap, debu bahkan kepanasan atau kehujanan.




Namun sukanya, ia bisa memberi konstribusi terhadap kota tercintanya. Membersihkan jalan supaya tetap terlihat indah dan sehat. Ia berharap, warga kota turut serta melestarikan kebersihan, dengan tidak membuang sampah sembarang.


“Kebersihan bukan hanya tanggungawab petugas. Melainkan tanggungjawab semua warga.  Apalagi kebersihan itu bagian dari pada iman,” katanya.

Reaksi Dahlan Iskan Terkait Status Tersangka Dirinya

EKONOMI KRETIF - Mengejutkan, hari ini, Jumat (05/06) Dahlas Iskan Mantan DIrut PLN yang juga Mantan Menteri BUMN di era SBY ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Penetapan tersebut membuat simpati kepada Dhlan ISkan yang terkenal dengan ide brilian saat melakukan pembenahan PLN serta BUMN.

Berikut ini, release Dahlan Iskan melalui fanpage facebooknya terkait penetapan tersangka dirinya tersebut.

RELEASE:

Penetapan saya sebagai tersangka ini saya terima dengan penuh tanggungjawab. Setelah ini saya akan mempelajari apa yang sebenarnya terjadi dengan proyek-proyek gardu induk tersebut karena sudah lebih dari tiga tahun saya tidak mengikuti perkembangannya.

Saya ambil tanggungjawab ini karena sebagai KPA saya memang harus tanggung jawab atas semua proyek itu. Termasuk apa pun yang dilakukan anak buah. Semua KPA harus menandatangani surat pernyataan seperti itu dan kini saya harus ambil tanggungjawab itu.

Saya juga banyak ditanya soal usulan-usulan saya untuk menerobos peraturan-peraturan yang berlaku. Saya jawab bahwa itu karena saya ingin semua proyek bisa berjalan. Saya kemukakan pada pemeriksa bahwa saya tidak tahan menghadapi keluhan rakyat atas kondisi listrik saat itu. Bahkan beberapa kali saya mengemukakan saya siap masuk penjara karena itu.

Kini ternyata saya benar-benar jadi tersangka. Saya harus menerimanya. Hanya saya harus minta maaf kepada istri saya yang dulu melatang keras saya menerima penugasan menjadi Dirut PLN karena hidup kami sudah lebih dari cukup.

Saya akan minta teman2 direksi PLN untuk mengijinkan saya melihat dokumen-dokumen lama karena saya tidak punya satu pun dokumen PLN.

Dahlan Iskan

SBY Merasa Difitnah Menteri ESDM, Soal Petral

EKONOMI KREATIF – Mantan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali bersuara terkait pernyataan menteri ESDM Sudirman Said yang menyebutkan, bahwa pemberantasan Mafia Migas selalu berhenti di Meja SBY”.
|
Lebih lengkap berikut ini komentar melalui akun twitter @SBYudhoyono juga facebook, Senin (19/5/2015)

Saya amat terkejut dengan pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yang menyerang dan mendiskreditkan saya, ketika menjadi Presiden dulu.
Sudirman Said, melalui Berita Republika Online, mengatakan bahwa pemberantasan Mafia Migas selalu berhenti di Meja SBY.
Saya harap Pak Menteri ESDM melakukan klarifikasi apa yang dimaksud, karena justru saya ingin penyimpangan apapun diberantas.
Saya bahkan membentuk Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, yang hakikatnya memberantas kejahatan dan penyimpangan apapun.
Tidak ada yang mengusulkan ke saya agar Petral dibubarkan. Saya ulangi, tidak ada. Kalau ada pasti sudah saya tanggapi secara serius.
Saya tertib dalam manajemen pemerintahan. Isu serius seperti mafia migas, pasti saya respons. Tidak mungkin berhenti di meja saya.
Hari ini saya berbicara dengan mantan Wapres Boediono dan 5 mantan Menteri terkait, apakah memang pernah ada usulan pembubaran Petral.
Semua menjawab tidak pernah ada. Termasuk tidak pernah ada 3 surat yang katanya dilayangkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan waktu itu.
Berita ini saya pandang sudah termasuk fitnah dan pencemaran nama baik. Saya masih menunggu klarifikasi dari pihak-pihak yang menyebarkan.
Mungkin tidak mudah menghadapi yang tengah berkuasa sekarang ini. Tetapi, kebenaran adalah "power" yang masih saya miliki.
Selama jadi Presiden, saya tidak pernah mengintervensi BUMN manapun. Termasuk urusan tender dan bisnisnya. Yang penting jangan korupsi.
Saya juga berpesan agar semua BUMN berkembang baik, bayar pajak dan deviden, tidak ada korupsi dan jangan pula jadi sapi perah.
Sebenarnya saya mendukung upaya pemerintahan Presiden Jokowi untuk lakukan penertiban, karena setiap Presiden hakikatnya juga begitu.
Tetapi, kenapa harus terus menyalahkan pemimpin dan pemerintahan sebelumnya. Popularitas bisa dibangun tanpa menjelekkan pihak lain.
Tuduhan dan fitnah yang disampaikan Menteri ESDM & pihak-pihak tertentu sulit saya terima. Rakyat Indonesia, doakan saya kuat menghadapi. (*)

Bisnis Kripik, Sampai Kapanpun Tetap Renyah

EKONOMI KREATIF - Setiap daerah di Jawa Barat mempunyai makanan khas layak jual dan dapat dikembangkan menjadi oleh-oleh sebagai bagian dari unsur pariwisata. Kota-kota di Jawa Barat, rata-rata memiliki kekayaan kuliner yang dapat diandalkan.

Pemilik Sanggar Karya Cipta Rasa yang juga ketua Asosiasi Makanan Olahan Tasikmalaya, Ny Dedeh menyebutkan, di Kota Tasikmalaya tak kurang enam ribu perajin makanan olahan khas. Selaian itu, kemampuan yang dimiliki pengusaha makanan Tasik, sangat pintar membaca dan mengikuti selera konsumen.
ilustrasi : foto soponyonosnack.com

Berbagai makanan olahan seperti kripik ubi, kripik singkong, kripik pisang, klontong ketan, opak ketan ranginang ketan, noga dan berbagai macam gorengan sudah merupakan makanan has Tasik yang memiliki aneka rasa luar biasa.

Di Sanggar Karya Cipta Rasa yang dia kelola, berbagai produk makanan olahan sudah dibuatdan dijual. Mulai olahan kripik ubi, kripik singkong, kripik pisang, kelontong ketan, opak ketan ranginang dan yang lainnya.

Menurut Dedeh untuk bahan baku pembuatan keripik singkong, ia menghabiskan satu kuintal singkong per-hari. Sedangkan untuk pembuatan keripik ubi, biasanya dalam satu hari menghabiskan 50 Kg ubi.

Sanggar Karya Cipta Rasa telah memiliki pelanggan tak hanya dari Tasikmalaya. Berbagai pelanggan dari kota-kota lain seperti Jakarta dan Bandung, banyak yang menjadi pelanggan tetap Sanggar. (*)
 

Lukisan Kaca, Memberi Kesan Klasik pada Rumah

EKONOMI KRETIF – Rumah merupakan kebutuhan yang mendasar setiap orang. Manusia menjadikannya sebagai tempat berlindung, beristirahat dan berinteraksi dengan seluruh anggota keluarga. Lebih jauh, rumah memiliki peran sosial budaya dan seni sebagai tempat pendidikan keluarga mulai dari norma hingga nilai-nilai kehidupan yang membentuk jati diri tiap anggota keluarga untuk hidup bermasyarakat.

Menciptakan rumah itu mudah. Namun menciptakan rumah sebagai tempat hunian yang menyenangkan, parlu sentuhan khusus. Salah satunya, menghiasai rumah dengan lukisan pada kaca jendela.

Di Tasikmalaya, penyedia lukisan kaca, Arwana Ly Glass di Jalan R.E Martadinata No.223 atau di Perempatan Jati, Kota Tasikmalaya. Arwana Ly Glass mengerjakan pesanan Kaca patri, Kaca lukis, Kaca Exas, Kaca Grafir Kaca Bavel dan Air Bruse.

Pemilik Arwana Ly Glass Yusin mengatakan, masyarakat banyak yang punya kepiawaian dalam menata dan memilih model rumah atau perabotan yang memiliki unsur estetika art (seni). Salah satu upaya mencapai kenyamanan tersebut, menghiasi kaca dengan jenis lukisan serta mengisi dinding dengan aneka lukisan atau foto.
foto: jakartapatri.com

"Lukisan-lukisan atau hiasan yang mereka pilih tidak hanya menampilkan objek yang ada sekarang tapi juga banyak yang memilih obyek tempo dulu yang terkesan sangat antik dan memilki nilai seni tinggi," ujar Yusin.
Berbagai obyek lukisan seperti gambar binatang, gambar bunga, gambar manusia serta gambar-gambar yang abstrak kerap menjadi pilihan para peminat kaca lukis. Kadang Lukisan dianggap mampu menaikkan gengsi si pemilik rumah sebagai tanda bahwa ia menghargai seni.

"Seiring perkembangan zaman, gaya hidup orang telah banyak berubah. Penerapan desain yang canggih sudah mulai merasuk ke dalam kehidupan para eksekutif ataupun kalangan menengah ke atas tak hanya di lingkungan masyarakat perkotaan tapi juga masyarakat didaerah," jelas Yusin.

Keindahan rumah secara keseluruhan, menjadi perhatian pemilik rumah. Pemilihan furnitur serta pernak-pernik dan aksesori yang sesuai menjadi pilihan yang mendatangkan kepuasan bagi pemilik rumah. Komposisi antara furnitur dan lukisan kaca menjadi satu kesatuan yang harmonis sehingga dapat membentuk suasana ruang yang diinginkan pemilik rumah.

Demi memberikan variasi lukisan pada pelanggan kata Yusin, Arwana Iy Glass menyediakan beragam lukisan kaca yang menarik dengan motif bunga, abstrak, artis terkenal, dan bangunan-bangunan yang bernilai sejarah, seperti Menara Pisa di Italia.

"Konsumen bebas memesan sesuai kesan yang ingin dimunculkannya, lukisan motif bunga-bungaan, merupakan salah satu yang disukai karena menandakan suasana yang serba romantis pada rumah. Lukisan lain yang diminati adalah gambar binatang seperti ikan, kucing dan kuda" paparnya.

Bagi konsumen yang hendak membeli atau memesan lukisan kaca, Arwana Ly Glass memberikan kesempatan kepada konsumen untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu.

“Konsultasi ini antara lain tentang lukisan yang cocok, Ukuran kaca, jenis kaca, kondisi rumah, banyaknya lukisan yang dibutuhkan dan cat yang sesuai kepribadian pemilik rumah,” katanya. (*)

Rajapolah, Pusat “Berpolahnya” para Perajin Kreatif

EKONOMI KREATIF - Industri kerajinan berbahan baku rotan berikut aneka jenis produknya telah dikenal sebagai suatu industri yang sangat khas dari Indonesia.Produk rotan Indonesia telah dikenal dan melanglang ke berbagai negara.
Meski beberapa waktu lalu industri rotan agak lesu, namun kini mulai bangkit kembali. Berbagai industri rotan mulai melemparkan produk unggulannya kepasaran. Berbagai even baik dalam negri maupun luar negri kerap diikuti para perajin.

Di Jawa Barat, salah satu sentra kerajinan di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. Tempat ini merupakan sentra industri kerajinan baik dari bambu, rotan, mendong, lidi, pandan,kayu, bambu, kulit hingga eceng gendot dan bahan baku kerang laut.

"Jalan-jalan ke Tasikmalaya, rasanya tidak akan puas kalo tidak mampir dulu ke Rajapolah. Berbagai produk kerajinan yang dijual di rajapolah punya daya tarik tersendiri dan sangat cocok untuk pelengkap dan pemanis perabot rumah tangga," ujar Ny.Tini, warga Bogor pecinta seni kerajinan ketika belanja kerajinan di Rajapolah.

 

ilustrasi

Hampir seratus toko kerajinan berjejer sepanjang Kec. Rajapolah. Dengan display serta desain toko yang ditata sedemikian rupa, menampilkan berbagai kerajinan yang unik dan antik. Membuat setiap orang yang lewat tertarik untuk singgah dan melihat-lihat berbagai kerajinan yang ada ditoko-toko tersebut.

Salah seorang pedagang toko kerajinan Rajapolah Ogi mengatakan, selain di Rajapolah kerajinan Rajapolah biasanya banyak dijual di tempat-tempat wisata di Jawa Barat. Kerajinan Khas Rajapolah banyak dijual di tempat-tempat dan pasar-pasar wisata di kota-kota di berbagai daerah di Tanah Air.
"Kerajinan khas Rajapolah Dengan berbagai keunikan dan ciri khasnya memang sangat cocok jika dijadikan oleh-oleh sepulang dari tempat wisata.  Barang-barang itu biasanya mereka jadikan kenang-kenangan dan sangat bagus dijadikan sebagai pelengkap barang rumah tangga," ujarnya.

Menurut Ogi, kerajinan khas Rajapolah tidak hanya disukai masyarakat atau wisatawan domestik melainkan disukai wisatawan luar negri yang sedang berkunjung ke Indonesia. (*)

Sabda Alam,Taman Rekreasi Alam di Garut

EKONOMI KREATIF - Satu-satunya taman Air (Water Fam) di Indonesia yang menggunakan air panas alami kini dibuka di area obyek Wisata Cipanas Garut. Dibangun di atas tanah seluas hampir 2 hektare, Taman Air yang diberi nama Taman Air sabda Alam tersebut dilengkapi fasilitas permaianan. Seperti Nampan tumpah, Twister, waterboom, Sliderboom, flaying Fox, Sasak Rawayan, Outbond, goa dan lapang fustal.
Sabda Alam Garut (foto: sabdalama-garut.com)

Menurut pengelo, pembuatan taman air tersebut terinpirasi oleh melimpahnya sumber air panas alami di area obyek wisata Cipanas Garut. Dengan potensi yang ada dibawah inisiatif dan pemikiran dari Beni Hidayat (pemilik), terciptalah sebuah sarana wisata air yang mampu menanbah pembendaharaan daya tarik wisata obyek wisata Cipanas Garut.

Taman Air Sabda Alam merupakan arena rekreasi sangat cocok untuk keluarga.  Dengan berbagai pasilitas, Taman Air sabda Alam bisa dinikmati baik anak-anak, remaja juga dewasa.  Pengunjung akan diajak merasakan kenikmatan berenang layaknya di danau yang luas.

Bila bosan dengan air, pengunjung diajak menjelajahi sebuah goa di bawah sebuah bukit yang memberikan kesan kembali ke jaman purba. Sebuah sasak rawayan beralaskan anyaman bambu yang panjangnya kurang lebih 200 meter membentang diatas kolam.  Dengan melintas sasak rawayan ini pengunjung bisa merasakan bagaimana serunya berjalan diatas jembatan berayun hingga suasana bermain semakin seru.

Tempat main dan wisata Taman Air Sabda Alam mampu menampung lebih dari seribu pengunjung. Selaian fasilitas utama, tersedia juga fasilitas pendukung seperti kafe, tempat makan serta lokasi parkir yang luas. Hal yang sama untuk kebersihan dan keamanan, selalau disiagakan. (*)

Wow, RM Padang Ini Tawarkan Citra Rasa Sunda

EKONOMI KREATIF -  Makanan pedas sangat pas di lidah atau selera orang Sunda. Bagi kebanyakan orang Sunda, salah satu penentu nikmatnya bersantap dengan rasa pedas. Tak heran jika di setiap rumah makan atau warung nasi, sambal selalau menjadi tersedia.

Salah satu ikon rumah makan yang cenderung memanjakan konsumen berselera pedas, rumah makan Padang. Dengan ciri khas itu, rumah makan Padang menyebar di seantero Indonesia tak terkecuali didaerah Sunda.

Di Tasikmalaya misalnya,  rumah makan padang banyak ditemui diberbagai pinggiran ruas jalan. Salah satunya RM "Ranah Pesisir"  di Jalan HZ Mustofa No 269 Kota Tasikmalaya dengan menawarkan paduan selera Padang dan masakan Sunda. 

"Masakan yang kami tawarkan memang merupakan makanan khas Padang. Namun pada resepnya kami usahakan supaya bisa pas dengan selera makanan orang Sunda. Maka terjadilah perpaduan antara Padang dan Sunda yang memunculkan makanan yang benar-benar memiliki cita rasa berbeda," ujar Pemilik Rumah Makan Padang Ranah Pesisir, Nasril.
 

Makanan-makanan tersebut lanjut Nasril antara laian, Redang, Gule babat, Dengkul/Kikil, Gule Ikan, Gule Ayam, Gule Nangka, Ikan kembung Balado, Ayam Balado dan yang lainnya. Sedangkan makanan perpaduan citar rasa padang dan sunda, antara laian udang campur pete dan Ikan Teri campur jengkol.
 

“Makanan seperti itu tak semua rumah makan Padang menyajikannya. Bahkan di Tasikmalaya, saya rasa baru ada di Ranah Pesisir," ujar Nasril.
 

Khas dari masakan Padang, selain bumbu makanannya yang identik dengan pemakaian cabe merah, adalah sambal cabe hijau dan lalap daun singkongnya. Bahkan banyak konsumen yang membatalkan makan di rumah makan Padang hanya gara-gara lalap daun singkongnya habis.
 

Selain sambal hijau, ia juga menyediakan sambal merah. Sambal yang terbuat dari cabe merah mentah tersebut rasanya lebih pedas dari sambal hijau biasa yang bahannya menggunakan cabe hijau yang pembuatannya digodog terlebih dahulu hingga rasanya tidak terlalu pedas.
 

"Selera orang berbeda dalam menyukai makanan. Begitu pula dengan yang suka sambal. Ada yang suka sangat pedas, ada pula yang suka pedasnya biasa-biasa. Nah untuk melayani kedua karakter tersebut disini kami menyediakan dua jenis ambal yang rasa pedasnya berbeda,"kata Nasril. (*)