Home » » Wow, RM Padang Ini Tawarkan Citra Rasa Sunda

Wow, RM Padang Ini Tawarkan Citra Rasa Sunda

EKONOMI KREATIF -  Makanan pedas sangat pas di lidah atau selera orang Sunda. Bagi kebanyakan orang Sunda, salah satu penentu nikmatnya bersantap dengan rasa pedas. Tak heran jika di setiap rumah makan atau warung nasi, sambal selalau menjadi tersedia.

Salah satu ikon rumah makan yang cenderung memanjakan konsumen berselera pedas, rumah makan Padang. Dengan ciri khas itu, rumah makan Padang menyebar di seantero Indonesia tak terkecuali didaerah Sunda.

Di Tasikmalaya misalnya,  rumah makan padang banyak ditemui diberbagai pinggiran ruas jalan. Salah satunya RM "Ranah Pesisir"  di Jalan HZ Mustofa No 269 Kota Tasikmalaya dengan menawarkan paduan selera Padang dan masakan Sunda. 

"Masakan yang kami tawarkan memang merupakan makanan khas Padang. Namun pada resepnya kami usahakan supaya bisa pas dengan selera makanan orang Sunda. Maka terjadilah perpaduan antara Padang dan Sunda yang memunculkan makanan yang benar-benar memiliki cita rasa berbeda," ujar Pemilik Rumah Makan Padang Ranah Pesisir, Nasril.
 

Makanan-makanan tersebut lanjut Nasril antara laian, Redang, Gule babat, Dengkul/Kikil, Gule Ikan, Gule Ayam, Gule Nangka, Ikan kembung Balado, Ayam Balado dan yang lainnya. Sedangkan makanan perpaduan citar rasa padang dan sunda, antara laian udang campur pete dan Ikan Teri campur jengkol.
 

“Makanan seperti itu tak semua rumah makan Padang menyajikannya. Bahkan di Tasikmalaya, saya rasa baru ada di Ranah Pesisir," ujar Nasril.
 

Khas dari masakan Padang, selain bumbu makanannya yang identik dengan pemakaian cabe merah, adalah sambal cabe hijau dan lalap daun singkongnya. Bahkan banyak konsumen yang membatalkan makan di rumah makan Padang hanya gara-gara lalap daun singkongnya habis.
 

Selain sambal hijau, ia juga menyediakan sambal merah. Sambal yang terbuat dari cabe merah mentah tersebut rasanya lebih pedas dari sambal hijau biasa yang bahannya menggunakan cabe hijau yang pembuatannya digodog terlebih dahulu hingga rasanya tidak terlalu pedas.
 

"Selera orang berbeda dalam menyukai makanan. Begitu pula dengan yang suka sambal. Ada yang suka sangat pedas, ada pula yang suka pedasnya biasa-biasa. Nah untuk melayani kedua karakter tersebut disini kami menyediakan dua jenis ambal yang rasa pedasnya berbeda,"kata Nasril. (*)

0 komentar: