Reaksi Dahlan Iskan Terkait Status Tersangka Dirinya

EKONOMI KRETIF - Mengejutkan, hari ini, Jumat (05/06) Dahlas Iskan Mantan DIrut PLN yang juga Mantan Menteri BUMN di era SBY ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Penetapan tersebut membuat simpati kepada Dhlan ISkan yang terkenal dengan ide brilian saat melakukan pembenahan PLN serta BUMN.

Berikut ini, release Dahlan Iskan melalui fanpage facebooknya terkait penetapan tersangka dirinya tersebut.

RELEASE:

Penetapan saya sebagai tersangka ini saya terima dengan penuh tanggungjawab. Setelah ini saya akan mempelajari apa yang sebenarnya terjadi dengan proyek-proyek gardu induk tersebut karena sudah lebih dari tiga tahun saya tidak mengikuti perkembangannya.

Saya ambil tanggungjawab ini karena sebagai KPA saya memang harus tanggung jawab atas semua proyek itu. Termasuk apa pun yang dilakukan anak buah. Semua KPA harus menandatangani surat pernyataan seperti itu dan kini saya harus ambil tanggungjawab itu.

Saya juga banyak ditanya soal usulan-usulan saya untuk menerobos peraturan-peraturan yang berlaku. Saya jawab bahwa itu karena saya ingin semua proyek bisa berjalan. Saya kemukakan pada pemeriksa bahwa saya tidak tahan menghadapi keluhan rakyat atas kondisi listrik saat itu. Bahkan beberapa kali saya mengemukakan saya siap masuk penjara karena itu.

Kini ternyata saya benar-benar jadi tersangka. Saya harus menerimanya. Hanya saya harus minta maaf kepada istri saya yang dulu melatang keras saya menerima penugasan menjadi Dirut PLN karena hidup kami sudah lebih dari cukup.

Saya akan minta teman2 direksi PLN untuk mengijinkan saya melihat dokumen-dokumen lama karena saya tidak punya satu pun dokumen PLN.

Dahlan Iskan

SBY Merasa Difitnah Menteri ESDM, Soal Petral

EKONOMI KREATIF – Mantan presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali bersuara terkait pernyataan menteri ESDM Sudirman Said yang menyebutkan, bahwa pemberantasan Mafia Migas selalu berhenti di Meja SBY”.
|
Lebih lengkap berikut ini komentar melalui akun twitter @SBYudhoyono juga facebook, Senin (19/5/2015)

Saya amat terkejut dengan pernyataan Menteri ESDM Sudirman Said yang menyerang dan mendiskreditkan saya, ketika menjadi Presiden dulu.
Sudirman Said, melalui Berita Republika Online, mengatakan bahwa pemberantasan Mafia Migas selalu berhenti di Meja SBY.
Saya harap Pak Menteri ESDM melakukan klarifikasi apa yang dimaksud, karena justru saya ingin penyimpangan apapun diberantas.
Saya bahkan membentuk Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, yang hakikatnya memberantas kejahatan dan penyimpangan apapun.
Tidak ada yang mengusulkan ke saya agar Petral dibubarkan. Saya ulangi, tidak ada. Kalau ada pasti sudah saya tanggapi secara serius.
Saya tertib dalam manajemen pemerintahan. Isu serius seperti mafia migas, pasti saya respons. Tidak mungkin berhenti di meja saya.
Hari ini saya berbicara dengan mantan Wapres Boediono dan 5 mantan Menteri terkait, apakah memang pernah ada usulan pembubaran Petral.
Semua menjawab tidak pernah ada. Termasuk tidak pernah ada 3 surat yang katanya dilayangkan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan waktu itu.
Berita ini saya pandang sudah termasuk fitnah dan pencemaran nama baik. Saya masih menunggu klarifikasi dari pihak-pihak yang menyebarkan.
Mungkin tidak mudah menghadapi yang tengah berkuasa sekarang ini. Tetapi, kebenaran adalah "power" yang masih saya miliki.
Selama jadi Presiden, saya tidak pernah mengintervensi BUMN manapun. Termasuk urusan tender dan bisnisnya. Yang penting jangan korupsi.
Saya juga berpesan agar semua BUMN berkembang baik, bayar pajak dan deviden, tidak ada korupsi dan jangan pula jadi sapi perah.
Sebenarnya saya mendukung upaya pemerintahan Presiden Jokowi untuk lakukan penertiban, karena setiap Presiden hakikatnya juga begitu.
Tetapi, kenapa harus terus menyalahkan pemimpin dan pemerintahan sebelumnya. Popularitas bisa dibangun tanpa menjelekkan pihak lain.
Tuduhan dan fitnah yang disampaikan Menteri ESDM & pihak-pihak tertentu sulit saya terima. Rakyat Indonesia, doakan saya kuat menghadapi. (*)

Bisnis Kripik, Sampai Kapanpun Tetap Renyah

EKONOMI KREATIF - Setiap daerah di Jawa Barat mempunyai makanan khas layak jual dan dapat dikembangkan menjadi oleh-oleh sebagai bagian dari unsur pariwisata. Kota-kota di Jawa Barat, rata-rata memiliki kekayaan kuliner yang dapat diandalkan.

Pemilik Sanggar Karya Cipta Rasa yang juga ketua Asosiasi Makanan Olahan Tasikmalaya, Ny Dedeh menyebutkan, di Kota Tasikmalaya tak kurang enam ribu perajin makanan olahan khas. Selaian itu, kemampuan yang dimiliki pengusaha makanan Tasik, sangat pintar membaca dan mengikuti selera konsumen.
ilustrasi : foto soponyonosnack.com

Berbagai makanan olahan seperti kripik ubi, kripik singkong, kripik pisang, klontong ketan, opak ketan ranginang ketan, noga dan berbagai macam gorengan sudah merupakan makanan has Tasik yang memiliki aneka rasa luar biasa.

Di Sanggar Karya Cipta Rasa yang dia kelola, berbagai produk makanan olahan sudah dibuatdan dijual. Mulai olahan kripik ubi, kripik singkong, kripik pisang, kelontong ketan, opak ketan ranginang dan yang lainnya.

Menurut Dedeh untuk bahan baku pembuatan keripik singkong, ia menghabiskan satu kuintal singkong per-hari. Sedangkan untuk pembuatan keripik ubi, biasanya dalam satu hari menghabiskan 50 Kg ubi.

Sanggar Karya Cipta Rasa telah memiliki pelanggan tak hanya dari Tasikmalaya. Berbagai pelanggan dari kota-kota lain seperti Jakarta dan Bandung, banyak yang menjadi pelanggan tetap Sanggar. (*)
 

Lukisan Kaca, Memberi Kesan Klasik pada Rumah

EKONOMI KRETIF – Rumah merupakan kebutuhan yang mendasar setiap orang. Manusia menjadikannya sebagai tempat berlindung, beristirahat dan berinteraksi dengan seluruh anggota keluarga. Lebih jauh, rumah memiliki peran sosial budaya dan seni sebagai tempat pendidikan keluarga mulai dari norma hingga nilai-nilai kehidupan yang membentuk jati diri tiap anggota keluarga untuk hidup bermasyarakat.

Menciptakan rumah itu mudah. Namun menciptakan rumah sebagai tempat hunian yang menyenangkan, parlu sentuhan khusus. Salah satunya, menghiasai rumah dengan lukisan pada kaca jendela.

Di Tasikmalaya, penyedia lukisan kaca, Arwana Ly Glass di Jalan R.E Martadinata No.223 atau di Perempatan Jati, Kota Tasikmalaya. Arwana Ly Glass mengerjakan pesanan Kaca patri, Kaca lukis, Kaca Exas, Kaca Grafir Kaca Bavel dan Air Bruse.

Pemilik Arwana Ly Glass Yusin mengatakan, masyarakat banyak yang punya kepiawaian dalam menata dan memilih model rumah atau perabotan yang memiliki unsur estetika art (seni). Salah satu upaya mencapai kenyamanan tersebut, menghiasi kaca dengan jenis lukisan serta mengisi dinding dengan aneka lukisan atau foto.
foto: jakartapatri.com

"Lukisan-lukisan atau hiasan yang mereka pilih tidak hanya menampilkan objek yang ada sekarang tapi juga banyak yang memilih obyek tempo dulu yang terkesan sangat antik dan memilki nilai seni tinggi," ujar Yusin.
Berbagai obyek lukisan seperti gambar binatang, gambar bunga, gambar manusia serta gambar-gambar yang abstrak kerap menjadi pilihan para peminat kaca lukis. Kadang Lukisan dianggap mampu menaikkan gengsi si pemilik rumah sebagai tanda bahwa ia menghargai seni.

"Seiring perkembangan zaman, gaya hidup orang telah banyak berubah. Penerapan desain yang canggih sudah mulai merasuk ke dalam kehidupan para eksekutif ataupun kalangan menengah ke atas tak hanya di lingkungan masyarakat perkotaan tapi juga masyarakat didaerah," jelas Yusin.

Keindahan rumah secara keseluruhan, menjadi perhatian pemilik rumah. Pemilihan furnitur serta pernak-pernik dan aksesori yang sesuai menjadi pilihan yang mendatangkan kepuasan bagi pemilik rumah. Komposisi antara furnitur dan lukisan kaca menjadi satu kesatuan yang harmonis sehingga dapat membentuk suasana ruang yang diinginkan pemilik rumah.

Demi memberikan variasi lukisan pada pelanggan kata Yusin, Arwana Iy Glass menyediakan beragam lukisan kaca yang menarik dengan motif bunga, abstrak, artis terkenal, dan bangunan-bangunan yang bernilai sejarah, seperti Menara Pisa di Italia.

"Konsumen bebas memesan sesuai kesan yang ingin dimunculkannya, lukisan motif bunga-bungaan, merupakan salah satu yang disukai karena menandakan suasana yang serba romantis pada rumah. Lukisan lain yang diminati adalah gambar binatang seperti ikan, kucing dan kuda" paparnya.

Bagi konsumen yang hendak membeli atau memesan lukisan kaca, Arwana Ly Glass memberikan kesempatan kepada konsumen untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu.

“Konsultasi ini antara lain tentang lukisan yang cocok, Ukuran kaca, jenis kaca, kondisi rumah, banyaknya lukisan yang dibutuhkan dan cat yang sesuai kepribadian pemilik rumah,” katanya. (*)

Rajapolah, Pusat “Berpolahnya” para Perajin Kreatif

EKONOMI KREATIF - Industri kerajinan berbahan baku rotan berikut aneka jenis produknya telah dikenal sebagai suatu industri yang sangat khas dari Indonesia.Produk rotan Indonesia telah dikenal dan melanglang ke berbagai negara.
Meski beberapa waktu lalu industri rotan agak lesu, namun kini mulai bangkit kembali. Berbagai industri rotan mulai melemparkan produk unggulannya kepasaran. Berbagai even baik dalam negri maupun luar negri kerap diikuti para perajin.

Di Jawa Barat, salah satu sentra kerajinan di Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya. Tempat ini merupakan sentra industri kerajinan baik dari bambu, rotan, mendong, lidi, pandan,kayu, bambu, kulit hingga eceng gendot dan bahan baku kerang laut.

"Jalan-jalan ke Tasikmalaya, rasanya tidak akan puas kalo tidak mampir dulu ke Rajapolah. Berbagai produk kerajinan yang dijual di rajapolah punya daya tarik tersendiri dan sangat cocok untuk pelengkap dan pemanis perabot rumah tangga," ujar Ny.Tini, warga Bogor pecinta seni kerajinan ketika belanja kerajinan di Rajapolah.

 

ilustrasi

Hampir seratus toko kerajinan berjejer sepanjang Kec. Rajapolah. Dengan display serta desain toko yang ditata sedemikian rupa, menampilkan berbagai kerajinan yang unik dan antik. Membuat setiap orang yang lewat tertarik untuk singgah dan melihat-lihat berbagai kerajinan yang ada ditoko-toko tersebut.

Salah seorang pedagang toko kerajinan Rajapolah Ogi mengatakan, selain di Rajapolah kerajinan Rajapolah biasanya banyak dijual di tempat-tempat wisata di Jawa Barat. Kerajinan Khas Rajapolah banyak dijual di tempat-tempat dan pasar-pasar wisata di kota-kota di berbagai daerah di Tanah Air.
"Kerajinan khas Rajapolah Dengan berbagai keunikan dan ciri khasnya memang sangat cocok jika dijadikan oleh-oleh sepulang dari tempat wisata.  Barang-barang itu biasanya mereka jadikan kenang-kenangan dan sangat bagus dijadikan sebagai pelengkap barang rumah tangga," ujarnya.

Menurut Ogi, kerajinan khas Rajapolah tidak hanya disukai masyarakat atau wisatawan domestik melainkan disukai wisatawan luar negri yang sedang berkunjung ke Indonesia. (*)

Sabda Alam,Taman Rekreasi Alam di Garut

EKONOMI KREATIF - Satu-satunya taman Air (Water Fam) di Indonesia yang menggunakan air panas alami kini dibuka di area obyek Wisata Cipanas Garut. Dibangun di atas tanah seluas hampir 2 hektare, Taman Air yang diberi nama Taman Air sabda Alam tersebut dilengkapi fasilitas permaianan. Seperti Nampan tumpah, Twister, waterboom, Sliderboom, flaying Fox, Sasak Rawayan, Outbond, goa dan lapang fustal.
Sabda Alam Garut (foto: sabdalama-garut.com)

Menurut pengelo, pembuatan taman air tersebut terinpirasi oleh melimpahnya sumber air panas alami di area obyek wisata Cipanas Garut. Dengan potensi yang ada dibawah inisiatif dan pemikiran dari Beni Hidayat (pemilik), terciptalah sebuah sarana wisata air yang mampu menanbah pembendaharaan daya tarik wisata obyek wisata Cipanas Garut.

Taman Air Sabda Alam merupakan arena rekreasi sangat cocok untuk keluarga.  Dengan berbagai pasilitas, Taman Air sabda Alam bisa dinikmati baik anak-anak, remaja juga dewasa.  Pengunjung akan diajak merasakan kenikmatan berenang layaknya di danau yang luas.

Bila bosan dengan air, pengunjung diajak menjelajahi sebuah goa di bawah sebuah bukit yang memberikan kesan kembali ke jaman purba. Sebuah sasak rawayan beralaskan anyaman bambu yang panjangnya kurang lebih 200 meter membentang diatas kolam.  Dengan melintas sasak rawayan ini pengunjung bisa merasakan bagaimana serunya berjalan diatas jembatan berayun hingga suasana bermain semakin seru.

Tempat main dan wisata Taman Air Sabda Alam mampu menampung lebih dari seribu pengunjung. Selaian fasilitas utama, tersedia juga fasilitas pendukung seperti kafe, tempat makan serta lokasi parkir yang luas. Hal yang sama untuk kebersihan dan keamanan, selalau disiagakan. (*)

Wow, RM Padang Ini Tawarkan Citra Rasa Sunda

EKONOMI KREATIF -  Makanan pedas sangat pas di lidah atau selera orang Sunda. Bagi kebanyakan orang Sunda, salah satu penentu nikmatnya bersantap dengan rasa pedas. Tak heran jika di setiap rumah makan atau warung nasi, sambal selalau menjadi tersedia.

Salah satu ikon rumah makan yang cenderung memanjakan konsumen berselera pedas, rumah makan Padang. Dengan ciri khas itu, rumah makan Padang menyebar di seantero Indonesia tak terkecuali didaerah Sunda.

Di Tasikmalaya misalnya,  rumah makan padang banyak ditemui diberbagai pinggiran ruas jalan. Salah satunya RM "Ranah Pesisir"  di Jalan HZ Mustofa No 269 Kota Tasikmalaya dengan menawarkan paduan selera Padang dan masakan Sunda. 

"Masakan yang kami tawarkan memang merupakan makanan khas Padang. Namun pada resepnya kami usahakan supaya bisa pas dengan selera makanan orang Sunda. Maka terjadilah perpaduan antara Padang dan Sunda yang memunculkan makanan yang benar-benar memiliki cita rasa berbeda," ujar Pemilik Rumah Makan Padang Ranah Pesisir, Nasril.
 

Makanan-makanan tersebut lanjut Nasril antara laian, Redang, Gule babat, Dengkul/Kikil, Gule Ikan, Gule Ayam, Gule Nangka, Ikan kembung Balado, Ayam Balado dan yang lainnya. Sedangkan makanan perpaduan citar rasa padang dan sunda, antara laian udang campur pete dan Ikan Teri campur jengkol.
 

“Makanan seperti itu tak semua rumah makan Padang menyajikannya. Bahkan di Tasikmalaya, saya rasa baru ada di Ranah Pesisir," ujar Nasril.
 

Khas dari masakan Padang, selain bumbu makanannya yang identik dengan pemakaian cabe merah, adalah sambal cabe hijau dan lalap daun singkongnya. Bahkan banyak konsumen yang membatalkan makan di rumah makan Padang hanya gara-gara lalap daun singkongnya habis.
 

Selain sambal hijau, ia juga menyediakan sambal merah. Sambal yang terbuat dari cabe merah mentah tersebut rasanya lebih pedas dari sambal hijau biasa yang bahannya menggunakan cabe hijau yang pembuatannya digodog terlebih dahulu hingga rasanya tidak terlalu pedas.
 

"Selera orang berbeda dalam menyukai makanan. Begitu pula dengan yang suka sambal. Ada yang suka sangat pedas, ada pula yang suka pedasnya biasa-biasa. Nah untuk melayani kedua karakter tersebut disini kami menyediakan dua jenis ambal yang rasa pedasnya berbeda,"kata Nasril. (*)

RM Ajeng Mangkubumi, Bikin Suasana Tenang

EKONOMI KREATIF - Mencari tempat yang bisa memberikan ketenangan seolah menjadi keharusan. Ditengah-tengah aktifitas keseharian yang tentunya sangat melelahkan, berkunjung ketempat-tampat yang mampu memberikan ketenengan merupakan obat yang paling mujarab dalam pemulihan kondisi baik badan maupun pikiran.

Tak heran bila setiap orang kini banyak yang meluangkan waktu pergi keluar rumah dengan dalih untuk mendapatkan penyegaran. Jalan-jalan dengan mendatangi tempat seperti wisata alam, wisata hiburan, wisata belannja dan tempat-tempat makanan seolah telah menjadi suatu kegiatan rutin bagi kebanyakan masyarakat saat ini.


ilustrasi
Fenomena seperti itu bagi kalangan dunia usaha hiburan dan makanan ditangkap sebagai angin segar bagi keberlangsungan bisnisnya. Beberapa rumah makan yang ada di Tasikmalaya misalnya, kini untuk bisa menarik pengunjung banyak yang melakukan onovasi dengan memberikan nuansa alam yang mampu memberikan kesejukan baik dari tempat maupun menu yang disajikan.

Di Tasikmalaya kini banyak rumah-rumah makan bernuansa alam dengan gaya bangunan pedesaan yang menggabungkan saung dan kolam serta menu andalan sambal dan lalab-lalaban. Menurut pengakuan para pemiliknya, makana seperti itulah yang diminati para pengunjung.

Salah satunya Rumah Makan Ajeng di Jalan SL Tobing Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Rumah makan ini memberikan kenyamanan dan kesejuakan hingga pengunjung yang datang dijamin merasa betah. Dengan perpaduan saung beratapkan ijuk dinbangun diatas kolam dihiasai ikan warna warni, mampu memberikan nuansa alam pedesaan yang betul-betul asri dan nyaman.

Di Rumah Makan Ajeng, mampu memberikan kesan tersendiri bagi para tamunya. Tak sedikit tamu yang mengaku mendapatkan inpirasi dan energi baru setelah datang ketempat itu. Pemandangan taman yang asri dan sejuk tentunya mampu memberikan kesan istimewa bagi pengunjungnya.

Begitu masuk, kenyamanan dan ketenangan langsung menyapa para tamu, pengunjungpun bebas memilih tempat untuk makan sekaligus bersantai. Ada juga saung lesehan yang berdiri kuat diatas kolam dengan ukuran cukup luas, ada gazebo-gazebo dengan sofa dan kursi. (*)    

Skin Care Ciamis, Atasi Kulit Muka Bermasalah

EKONOMI KREATIF - Memiliki kulit wajah halus dan bersih merupakan dambaan setiap wanita. Namun bagaimana bila yang terjadi justru kulit muka bermasalah. Sehingga berbagai cara pengobatan dilakukan supaya kulit muka kembali sehat untuk menambah kepercayaan.

Kulit wajah memang sering kali membuat orang minder atau kurang percaya diri. Bagian tersebut merupakan bagian yang sangat rentan terhadap masalah-masalah kulit seperti pori-pori besar, jerawat, kulit berminyak, kulit kering, flek, kantong mata dan yang lainnya.
ilustrasi

Untuk mengatasi masalah tersebut, sebuah klinik kecantikan bernama Rose Skin Care & Cosmetic Centre hadir di Kota Ciamis. Beralamat di Jalan Jenderal Sudirman. Di bawah pengawasan Dr.Eddy Yusuf Koswara, SpKK ahli menangani kulit dan kecantikan yang berpengalaman, Rose Skin Care & Cosmetic Centre siap memberikan solusi penyembhan berbagai macam masalah kulit wajah.

Perawatan kulit melalui Skin Care juga relatif mudah. Setelah masalah kulit dikonsultasikan, pengobatan awal biasanya dilakukan seminggu berturut-turut. Selanjutnya tinggal melakukan perawatan yang biasa dilakukn seminggu sekali atau sebulan sekali tergantung kebutuhan.

Untuk perawatan kulit di Rose Skin Care, caranya sangat mudah. Berbagai paket perawatan. Berbagai obat penyembuhan masalah kulit juga tersedia. Sperti kapsul khusus jerawat, kapsul khusus kusam, kapsul khusus flax, cream pagi & malam jerawat, kusam, flax dan perawatan, cream selulit, cream langsing, letion pengankat sel kuli mati wajah dan badan, obat luka bakar, vitamin c & e, acnedermjuga obat kecantikan yang lainnya. (*)

Tren Rumah Alami, Peluang untung Penjual batu Alam

EKONOMI KREATIF -  Beberapa tahun terakhir dsain bangunan rumah telah berkembang menjadi lebih variatif mulai dari segi desain hingga alternatif bahannya. Salah satu bahan bangunan yang sedang mengalami peningkatan tren penunjang bangunan saat ini adalah batu alam. Variasi tekstur, corak, warna, dan harga memungkinkan kita untuk berinovasi memadupadankan antara berbagai jenis batu alam.

Batu alam merupakan bahan material yang diambil dari lingkungan. Sifatnya sangat natural sehingga aflikasi pada desainnya juga akan terlihat alami. Belakangan ini perkembangan jenis batu alam yang dijual dipasaran sangat bervareasi.

Terdapatnya berbagai pilihan batu alam dapat mempermudah mendapatkan berbagai warna, bentuk, tekstur dan ukuran dengan harga yang bervariasi dari yang paling ekonomis hingga yang paling mahal.

Jenis batu alam pun mudah diselaraskan dengan berbagai jenis material lain. Misalnya kombinasi batu alam dan besi, batu alam dan kayuataupun batu alam dengan semen ekpos. Batu alam juga dapat tampil menawan jika dikombinasikan dengan berbagai jenis tanaman hias.

Di Tasikmalaya penjual batu alam tergolong banyak, namun untuk kebutuhan batu alam dengan varian yang sangat komplit serta harga yang benar-benar kompetitif, konsumen bisa mendapatkannya di pusat penjualan batu alam PD.ABAD 21 Jalan RE.Martadinata No.211 Kota Tasikmalaya.

Di Toko ini puluhan jenis batu alam dijual, seperti batu alam andesit, batu candi, arastaro, batu acak Tasik, Palimanan, Baligren, batu doreng, mandalarin, gobyag putih dan yang lainnya. Warna batu alampun bervareasi, ada yang warna hitam, hijau, coklat dan putih.

“Balam warna hitam seperti andesit, batu candi, parastaro dan batu acak tasik .Palimanan dan batu baligren warnanya lebih kewarna hijau. Batu doreng, pacitoroso dan mandalarin warnanya lebih ke coklat muda. Sedang batu alam gobyak putih merupakan satu-satunya batu alam yang berwarna putih," ujar Asim, pemilik pusat penjualan batu alam Abad 21


Selain menyediakan batu alam dengan banyak pilihan, Abad 21 pun memberikan berbagai layanan seperti pengenelan prodak, antar barang sampai ketempat tanpa tambahan biaya khusus dalam kota, serta penggantian bila ada barang yang rusak.

Bagi konsumen yang kurang mengerti tentang batu alam, pihaknya siap memberikan penjelasan secara detail hingga konsumen benar-benar paham dan mereka tidak akan salah dalam memilih produk.

“Khusus untuk pesanan dalam kota, kamipun tidak mengenakan biaya antar atau barang diantar secara gratis sampai tujuan. Adapun bagi barang yang rusak, kami siap mengantinya dengan yang baru dan barangyang rusaknya tetap menjadi milik konsumen," jelasnya.

Dengan berbagai layanan yang diberikan ujar Asim, konsumen yang datang ketokonya tak hanya konsumen dari Tasik saja, konsumen dari luar daerah seperti Jakarta, Bogor dan Bandung banyak yang belanja batu alam ditokonya. Alasannya lanjut Asim penjualan batu alam di tasik bisa dikatakan lebih murah dibanding dengan harga batu alam Bandung dan Jakarta.

Omset penjualan batu alam cukup bagus. Trend bangunan rumah dengan gaya minimalis yang banyak menggunakan batu alam saat ini, cukup menunjang penjualan batu alam. " Bila sedang ramai, omset penjualan batu alam bisa mencapai Rp 2juta lebih per hari," ujarnya. (*)

Pake Adira Quantum, Kredit Kendaraan Super Cepat

EKONOMI KREATIF – Industri keuangan termasuk leasing semakin berlomba-lomab meningkatkan layanannya. Salah satunya ADIRA QUANTUM. Adira Quantum melayani berbagai macam kredit peralatan. Seperti elektronik, furniture, Hand Phone, Laptop, Car Audio dan lainnya.

Dengan persaratan yang sangat mudah dan cepat seperti dengan atau tanpa Kartu Kredit, aplikasi akan diproses. Jika semua persyaratan telah terpenuhi, barang yang diinginkan dapat dibawa pulang.

Representative Office Adira Quantum Tasikmalaya, Shinta Esviana Firmandi mengatakan, ada tiga opsi pengajuan aplikasi Adira Quantum. Pertama pelayanan instant  (layanan satu jam), Reguler Oneday (layanan satu hari) dan reguler (layanan tiga hari).

Layanan kemudahan lain yang diberikan Adira Quantum, dalam hal melakukan pembayaran. Di mana customer bisa menggunakan Kantor pos Online, ATM BCA dan DANAMON online atau melalui teller di kedua bank tersebut.



Yang menarik diantara semua layanan yang diberikan Adira Quantun, juga memberikan program pembiayaan barang bebas asuransi. Artinya setiap customer yang meakukan pengambilan barang diatas 2 juta, customer mendapatkan gratis asuransi barang tanpa harus bayar premi.

"Untuk barang yang rusak atau hilang karena musibah disebabkan bencana alam seperti kebakaran, kebanjiran,tertimpa tanah longsor akan diganti karena barang tersebut diasuransikan" ujarnya.

Keberadaan Adira Quantum menurut sinta, merupakan solusi cerdas untuk mendapatkan barang bagi seluruh masyarakat dari berbagai kalangan, dimana biasanya banyak masyarakat yang membutuhkan barang namun uang untuk membeli secara tunai belum siap.

"Untuk masyarakat yang cerdas, Adira Quantum memang merupakan solusi cerdas, contoh bila anda mau membeli TV seharga 10 juta anda cukup  mengeluarkan uang 1 juta saja untuk uang muka, yang sembilan jutanya lagi bisa diputarkan sebagai modal usaha. Nah untuk pembayaran selanjutnya bisa pakai uang dari hasil usaha tersebut hingga anda dapat barang juga dapat uang," jelas Sinta.

Bukan hanya itu, sebagai lembaga pembiayaan keuangan, Adira Quantum juga memberikan suku bunga yang sangat rendah, yaitu hanya berkisar antara 1,9 persen sampai 2,25 persen tergantung jenis barang.

Semua jenis layanan yang diberikan Adira Quantum, menurut Shinta, merupakan bentuk dari kepedulian Adira Quantum kepada konsumen dalam membantu kebutuhan akan barang tetapi belum mampu untuk melakukan pembelian secara tunai ditengah tengah daya beli masyarakat yang kini memang sedang menurun. (*)

Berkat Inovasi, Kelom Geulis Tetap Bertahan

EKONOMI KREATIF Kelom Geulis atau sandal yang terbuat dari kayu merupakan salah satu kerajinan yang telah menjadi Home industri khas Tasikmalaya. Kerajinan tersebut telah terkenal keberbagai kota di tanah air bahkan hingga ke mancanegara.

Salah satunya, Kelom Geulis produksi home Industry milik H.Otang Suherman di Kelurahan Gobras Kec.Tamansari Kota Tasikmalaya.  H Otang mampu berinovasi dengan membentuk kelom geulis dihiasi gambar batik yang juga khas Tasikmalaya yang dinamai Kelom geulis "Sheny".

Dengan inovasinya itu, produk kelom geulis buatannya banyak diburu para pembeli baik eceran maupun lewat para eksportir untuk diekspor ke luar negri.

"Alhamdulillah, setelah saya berani berinovasi seperti ini, usaha dan penghasilan saya dapat berkembang cukup maju," ujar Otang.




Cara membuat kelom geulis lanjut Otang, memerlukan keterampilan yang berbeda dengan membuat kelom biasa. Proses pembuatannyapun cukup lama dan memerlukan keuletan. Kayu yang dipergunakan sebagai bahan dasarpun mesti kayu yang berkualitas,.

Sebelumnya ujar Otang, ia sempat kesulitan menjual hasil produksinya hingga usahanya semakin terpuruk. Namun setelah melakukan inovasi dengan memadukan konsep batik dan hiasan pada kelom, produknya berhasil menembus pasar baik dalam negri maupun luar negri.

Sebagai pengusaha kelom pertama yang mampu memadukan hiasan batik dan mendong serta bordiran khas Tasik ini mengaku, sangat gembira hasil karyanya mendapat sambutan bagus dari masyarakat.

“Proses pembuatan kelom memang tak semudah yang dibayangkan. Dalam pembuatannya diperlukan keahlian khusus terutama dalam membatik, " ujarnya.

Yang perlu diperhatikan lanjut Otang, bahan kayu tidak bisa memakai sembarang kayu. Kayu harus benar-benar kering dan tidak belah, apabila kayunya belah maka pembatan dianggap gagal karena dipastikan takan laku untuk dijual.

Untuk mendapat kesuksesan, para pengrajin agar jangan takut untuk melakukan inovasi dan kreativitas terhadap hasil karyanya. Dengan selalu melakukan inovasi dalam usaha menerobos pasar, tak menutup kemungkinan akan menghasilkan penghasilan yang maksimal sesuai yang diharapkan.

"Apapun hasilnya jangan ragu untuk berkarya dan menuangkan ide yang kita miliki, dengan berani seperti itu, kesuksesan didepan mata, hingga usaha yang kita jalankan dapat menai hasil sesuai yang diharapkan," ujarnya. (*)

Pelaku UKM Sulit Naikkan Harga Jual Produk

EKONOMI KREATIF -  Keberlangsungan Usaha Kecil Menengah dibidang pembuatan makanan kecil di Kab.Ciamis kondisinya menghawatirkan. Mahalnya harga bahan baku pembuatan makanan serta meningkatnya biaya transportasi pemasaran, semakin mengancam keberlangsungan usaha mereka.

Sebagian pelaku usaha makanan di kab.Ciamis mengaku, kini untuk bisa mempertahankan usaha saja sudah bagus. sedangkan untuk mendapatkan keuntungan dari hasil usaha tersebut kesempatannya kian hari kian seret akibat tingginya biaya operasional.

Saya punya tenaga kerja hampir 20 orang, apabila perusahan saya ini saya matikan akibat susah mendapatkan keuntungan. Ya sama saja saya mematikan mata pencaharian tenaga kerja yang ada disini," ujar Nadi, seorang pengusaha makanan pembuatan kueh koya di daerah Jetak Rt 01/01 Kec.Cikoneng Kab.Ciamis.
Sebagai pengusaha makanan kecil yang lebih diperuntukan untuk makanan anak-anak ujar Nadi. Ia merasa kesulitan untuk menaikan harga jual. Padahal bahan baku pembuatan kue koya yang digarapnya kian hari kian mahal hingga biaya produksi naik lebih dari 40 persen.

"Untuk pembuatan Koya ini bahan baku utamanya adalah tepung beras, gula, minyak tanah plastik dan kertas warna. Untuk tepung beras kian hari harganya terus merangkak naik mengikuti harga beras dipasaran, harga plastik juga harganya kini naik hampir 100 persen, dari asalnya hanya Rp 17.000 per Kg, kini harganya telah berubah menjadi RP 30.000 per Kg," jelasnya.

Demikian juga dengan minyak tanah, sejak kenaikan BBM Mei lalu, Nadi mengaku biaya penyediaan minyak tanah juga membengkak. Padahal lanjut dia untuk minyak tanah ini setiap tiga hari perusaannya bisa menghabiskan minyak tanah sekitar 200 liter (satu drum).

Dikatakan Nadi, setiap harinya ia mampu memproduksi kue koya sebanyak 60 dus per hari, setiap dus berisi 100 pak kue koya, setiap pak kue koya biasanya dijual dengan harga Rp 1000 per pak.

Adapun pemasaran kue koya itu sendiri biasanya dijual ke beberapa daerah seperti Jakarta, Sukabumi, Serang, Subang, Sumedang, Bandung Purwekerto Yogyakarta dan yang lainnya.

Nadi mengatakan, pihaknya selaku pelaku usaha kecil menengah sangat menunggu sentuhan pihak terkait dalam upaya meringankan beban pelaku UKM terkait beban produksi yang kian hari kian membengkak agar usahanya tetap bisa dipertahankan.

"Apapun bentuknya yang kini kami harapkan dari pihak terkait, bagai mana supaya usaha kami bisa tetap dipertahankan terutama menyangkut penyelamatan tenaga kerja," ujarnya

Pengakuan yang sama juga dikatakan pengusaha makanan olahan Wajit Borondong (wabon) Linggar Sari Ny.Nani Kurniati yang beralamat di Kp. Margaluyu Kec.Cikoneng Ciamis, menurut Nani akibat naiknya biaya produksi, Ia hanya memproduksi dagangannya sesuai pesanan.

"Saya tak berani berspekulasi memproduksi barang dengan jumlah banyak, ditengah-tengah daya beli masyarakat yang kian menurun serta biaya produksi yang terus melambung, saya hanya membuat atau memproduksi barang sesuai pesanan saja," ujarnya.

Seandainya dipaksakan lanjut Nani, resikonya sangat besar karena biaya priduksi dengan penjualan dari segi perhitungan bisnis tidak seimbang.

"Untuk barang yang masuk pasar biasanya susah ditaikkan, namun untuk pesanan perorangan ya kadang kami taikkan dan konsumenpun sudah pada ngerti," jelasnya.

Di Ciamis , pengusaha UKM jumlahnya sangat besar, dari data yang ada, UKM Yang ada di Kab.Ciamis mencapai 14.000 pengusaha. (*)

Industri Batik Semakin Menggeliat

EKONOMI KREATIF -  Pasca pengukuhan batik oleh Unesco sebagai warisan budaya bangsa Indonesia bulan Oktober 2009 lalu, para pengusaha batik Tasikmalaya mengalami peningkatan omzet.

Peningkatan omset salah satunya dirasakan pengusaha Batik Tasik "DEDEN" di Jalan Cigeureung No. 80 Kota Tasikmalaya. Deden, sang pemilik gerai batik kepada mengatakan, sebelumnya omset penjualan batik hanya mencapai Rp150 juta per bulan. Kini omset penjualan bisa mencapai Rp400 Juta per bulan.  Dari angka penjualan Deden, bisa meraup keuntungan sekitar 50 persen atau sekitar Rp200 Juta per bulan.

"Alhamdulillah jumlah penyerapan batik Tasik terus meningkat hingga lebih dari 100 persen dibanding sebelumnya. Apalagi sejak wali kota Tasikmalaya mewajibkan karyawan  setiap hari Kamis menggunakan Batik Tasikmalaya. Permintaan pasar khususnya pasar lokal terus meningkat" ujar Deden.

Batik Deden Tasikmalaya (foto: jabarprov.go.id)

Lanjut Deden, ia mampu memperoduksi batik cap sebanyak 300 potong perhari. Sedangkan untuk batik tulis hanya mampu memproduksi 10 lembar batik dalam satu minggu.

Untuk satu lembar kain batik cap kata Deden, ia menjual harga rata-rata Rp50.000 per potong. Sedangkan untuk batik tulis biasanya dijual dengan harga antara Rp500.000 hingga Rp1.000.000 tergantung tingkat kesulitan pengerjaan.

Selain itu, untuk bisa memberikan pilihan terhadap konsumen, batik Deden juga motipnya sangat banyak seperti motif lereng, kadaka, sekar jagat, merak ngibing dan masih banyak lagi yang lainnya.

Batik hasil produksinya menurut Deden, selain dipasok ke pasar lokal Tasikmalaya juga mampu menembus beberapa pasar di kota-kota lain. Seperti Bandung, Garut, Jakarta dan Ponorogo Jawa Timur.

Ke khassan batik Tasik produksi Deden, menonjolkan warna yang dinamis serta jenis corak yang beragam membuat batik buatannya sangat diminati konsumen.

Salah satu kendala kata Deden, kurangnya tenaga kerja. Padahal sejak batik dikukuhkan sebagai warisan dunia asli Indonesia pihaknya telah menambah jumlah tenaga kerja hingga mencapai 40 pekerja yang diambil dari lingkungan sekitar.

"Kalau lagi banyak pesanan mereka terpaksa bekerja siang malam, itu-pun kadang saya masih keteteran. Idealnya untuk memenuhi tingginya permintaan saya membutuhkan sekitar 100 tenaga kerja," katanya. (*)

Bisnis Pembesaran Ikan Gurame Sangat Prosfektif

EKONOMI KREATIF - Ikan jenis Gurame salah satu ikan air tawar yang paling banyak diminati masyarakat. Walaupun harga ikan gurame termasuk mahal, namun permintaan jenis ikan tersebut cukup tinggi termasuk di Kota Tasikmlaya.

Patani budi daya pembesaran Gurame di Tasikmalaya menyebutkan, permintaan gurame datang dari berbagai daerah termasuk dari kota-kota besar seperti Bandung dan Jakarta.

Kondisi tersebut menempatkan ikan gurame sebagai jenis ikan yang paling prospektif dalam hal peluang usaha masyarakat.

IKAN GURAME (foto: usahabudida.com)

Sayang, dalam kondisi pasar yang cukup prospektif, tidak banyak orang yang menekuni usaha perikanan gurame secara profesional dan berorientasi komersial. Sehingga produksi pembesaran ikan gurame Tasikmlaya belum mampu memenuhi permintaan lokal juga regional.

"Kalau untuk permintaan saya kira Cikurubuk saja perharinya bisa mencapai 2 ton ikan,” ungkap Ade Mulyadi, petani pembesaran ikan di Kec.Indihiang Kota Tasikmalaya.

Di Tasikmlaya lanjut Ade, pembudidayaan ikan gurame baru pada tahap pembenihan dan pendederan. Sedangkan untuk pembesaaran masih belum ada sehingga kebanyakan pemenuhan konsumsi ikan gurame di Kota Tasikmalaya masih mendatangkan gurame dari daerah lain.

"Untuk mencoba ke  usaha budidaya pembesaran ikan gurame membutuhkan biaya cukup besar.Untuk satu kelompok tani saja biayanya bisa mencapai Rp 100 juta," katanya.

Untuk itu lanjut dia, pihak petani ikan di Kota Tasikmalaya kini sedang berkonsentrasi untuk bisa mendatangkan investor baik perorangan maupun lembaga termasuk dari perbankkan.

"Kalau minta dari pemerintah saya kira tidak mungkin dan persyaratannya-pun sangat ribet sehingga kami memikirkan infestor diluar pemerintah," kata Ade. (*)

Inilah Mitos Tentang Kepemilikan Batu Ali

EKONOMI KREATIF -  Banyak mitos seputar batu mulia yang sering digunakan sebagai perhiasan seperti pada batu ali. Misalnya, batu ali sebagai pembawa keberuntungan atau lambang kasih sayang.

Mitos itu tak pernah hilang ditelan jaman. Sejak zaman mesir Kuno hingga jaman moderen seperti sekarang, batu mulia masih diyakini pembawa berkah, ketenangan, kemuliaan, kesehatan dan semua yang diharafkan oleh umat manusia.

Salah satu anggapan itulah, para penjual batu mulia hingga kini masih tetap bertahan dan jualannya selalu laris di pasaran. Di Kota Tasikmalaya para penjual batu ali atau batu mulia dapat temuai diberbagai ruas jalan. Antara laian di Belokan Jalan Yudhanagara (Bundaran Pasar Wetan). Di tempat itu setiap harinya berjejer para penjual batu ali yang selalu dikerumuni oleh pembeli.
Batu Ali (foto: anep paoji)

"Disini kami jual berbagai macam dan jenis batu ali yang jumlahnya bisa mencapai ratusan. Setiap batu ali atau batu mulia dijual dengan harga mulai Rp10.000 hingga ratusan ribu upiah," ujar Darul (55).

Ragam batu mulia yang Darul jual antara laian, safir biru, zamrud, kecubung, mata kucing, meteor, Merah siem, Daimen, Akik, Nilam dan masih banyak lagi yang lainnya.

Menurutnya, pecinta batu mulia selain untuk hiasan semata, banyak pula yang masih mempercayai kalau batu yang dipakainya mengandung berbagai hasiat. Aeperti dapat membuat awet muda, dikasihi lawan jenis, penyembuh penyakit bahkan ada yang masih percaya batu jenis tertentu bisamembuat pemakainya kebal senjata.

Selain Darul, pedagang batu ali yang lain mengatakan saat ini jenis batu mulia yang sedang banyak dicari pecinta batu mulia atau yang sedang laris dipasaran adalah safir biru, jamrud dan kecubung.

"Seseeurnamah nu milari batu ali teh kanggo dianggo mata cincin atanapi bandul kalung. ari pangaosmah kumaha jenisna, nu sapuluh rebu aya nu ratusan rebu oge aya," ujarnya.

Menurut pedagang batu ali yang mengaku telah berjualan batu ali mulai dari tahun 80-han tersebut, saat ini penggemar batu mulia tak terbatas dari kalangan orang tua saja, anak-anak muda seperti ABG juga banyak yang suka, bahkan kaum wanita merupakan peminat utamanya.

Omset yang didapat dari menjual batu ali rata-rata Rp150.000  hingga Rp 200.000 per hari. Sedangkan keuntungan bersih yang bisa dibawa ke rumah bila dirata-ratakan bisa mencapai Rp40.000 hingga Rp 50.000 setaiap harinya. (*)
  

Kreatif, Dindin Raih untung dari Hobi Main Bola

EKONOMI KREATIF -  Pandai membaca peluang. itulah kiranya yang dijadikan modal awal seorang Dindin.S. hingga kini IA menjadi salah seorang pengusaha sukses dibidang pembuatan sepatu olah raga.

Selain itu lelaki asal Kampung Patahunan Mangkubumi tersebut mengaku usaha yang kini dijalaninya tak lepas dari kecintaan terhadap olahraga dan hoby yang telah lama digelutinya sebagai pemain sepak bola.

Kini, dibantu 2 (dua) orang karyawannya Dindin menggeluti usaha sebagai pembuat sepatu olahraga khususnya sepatu bola.

Banyaknya pecinta jenis olahraga kulit bundar (sepakbola) menurut Dindin merupakan prospek usahanya selalu terbuka dan berpeluang sangat bagus.  Ditambah lagi saat ini jenis sepakbola mini (putsal) semakin digandrungi masyarakat khususnya di Tasikmalaya dimana hal itu bisa terlihat dengan semakin banyaknya lapangan putsal.

"Untuk saat ini sepak bola lapangan mini (putsal) cenderung lebih banyak disukai ketimbang sepakbola lapangan besar. Itu bisa terlihat dari banyaknya pemesan sepatu putsal yang lebih banyak dibanding sepatu sepak bola," ujar .

Setiap harinya kata Dindin, ia mampu mengerjakan sepatu olah raga khususnya sepatu bola paling banyak antara 8 hingga 10 pasang.Kondisi tersebut disamping keterbatasan tenaga kerja juga dalam upaya menjaga kuwalitas agar sepatu yang dibuatnya benar benar bagus.

"Saya tak berani membuat banyak, untuk membuat sepatu olahraga yang berkualitas benar-benar diperlukan kehati-hatian hingga tenaga pembuatnya-pun harus yang benar-benar ahli," terangnya.

Saat ini sepatu buatan Dindin yang telah diberi merek Soccer Sport banyak dipesan tak hanya dari Kota dan Kab Tasikmalya saja. Beberapa pesanan ada pula yang berasal dari daerah lain seperti Ciamis, Banjar dan Pangandaran.

"Sepatu saya juga pernah dipesan oleh orang Jambi dan Irian melalui teman saya yang ada di dua daerah tersebut," kata Dindin.

Untuk satu pasang sepatu bola maupun putsal Soccer Sport, biasanya Dindin menghargainya antara Rp100.000 hingga Rp 120.000 tergantung kuwalitas. Menurut Dindin, omset yang didapatkannya dari pembuatan sepatu olahraga perbulannya bisa mencapai Rp 30.000.000 hingga Rp 40.000.000.

Kuwalitas kulit yang dipakai untuk pembuatan sepatu bukan asal kulit seperti kulit untuk jaket dan yang lainnya melainkan kulit khusus yang benar-benar bagus dari segi kualitas. "Kalau tidak begitu atau bila menggunakan sembarang kulit sepatu akan cepat rusak, bisa saja satu kali pakai langsung jebol," ujarnya.

Selain sepatu olah raga bola, kini Dindin-pun menerima pesanan pembuatan kostum olah raga, sandal dan yang lainnya. (*)    

KUMKM yang Akses Kredit Hanya 30 Persen

EKONOMI KREATIF - Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) di Kota Tasikmalaya yang telah mengakses dana kredit dari perbankkan baru sekitar 30 persen dari jumlah KUMKM yang ada.

Dari presentasi tersebut berarti jumlah KUMKM yang telah mendapat bantuan permodalan dari perbankan relatif masih  kecil dan belum sesuai dengan yang kita harapkan, ujar Kepala Dinas KUMKM Perindag Kota Tasikmalaya H.Tantan Rustandi.
Imah Tasik di Kota Tasikmalaya merupakan
jendela bagi produk unggulan UKM di Tasikmalaya


Menurut Tantan, masih adanya jarak diantara KUMKM dengan pihak perbankkan khususnya menyangkut persyaratan pengucuran pinjaman dari perbankkan yang harus dipebuhi KUMKM, selama ini dianggap paktor yang paling dominan terhadap masih minimnya penyerapan dana perbankkan oleh KUMKM.

"Saya harapkan dengan wadah mediasi melalui acara  Expo Pembiayaan KUMKM yang diprakarsai Dinas KUMKM Frovinsi Jawa Barat ini mudahmudahan jarak seperti itu bisa diperkecil," kata Tantan.

Selain itu kata Tantan, dalam upaya menjembatani kemudahan akses penyerapan dana perbankkan oleh KUMKM, pihaknya telah meminta agar pemerintah Kota Tasik melalui BPPT supaya bagi perijinan usaha para pelaku UMKM bisa lebih dipermudah "Dalam upaya membantu para pelaku UMKM saya ingin proses perijinan lebih cepat, mudah dan murah," ujarnya.

Tatan menambahkan, untuk mempermudah penyerapan dana perbankkan oleh UMKM pihak bank agar tidak terlalu terpokus pada ketentuan persyaratan yang ada.

"Kepada saya banyak pelaku UMKM yang mengatakan bahwa hanya gara-gara rumahnya tidak bisa dilalui kendaraan atau rumahnya masuk gang ia sulit mendapat kucuran dana dari bank, padahal dari segi usahakelayakan maupun prospek usahanya cukup baik, terangnya. (*)

 

Penjualan Kaos Persib Meningkat Seiring Prestasi

EKONOMI KREATIF Prestasi Persib (Maung Bandung) terus positif, berdampak pada penjualan marchendise terutama jenis kaos. Setidaknya ini yang dirasakan para penjual atribut PERSIB yang banyak mangkal di komplek lapangan Dadaha Kota Tasik.

Beberapa penjual atribut Persib mengaku, sejak prestasi Maung Bandung merangkak dan mampu menjuarai Piala Celebes 2012. Setelah Persib beberapa kali menang dalam kejuaraan Interailant 2012 bahkan masuk semi fainal, penjualan atribut persib khususnya kaos semakin laris.

Bahkan untuk penjualan hari Kamis dan Jumat omsetnya bisa mencapai antara Rp 500.000 hingga Rp 600.000 per hari.

Mawardi, salah seorang penjual atribut Persib si sekitaran Lapangan Dadaha Kota Tasikmlaya mengatakan, penjualan atribut Maung Bandung saat ini terus meningkat khususnya untuk jenis kaos. Menurutnya dibanding putaran I lalu, penjualan kaos di putaran II mengalami peningkatan hingga 50 persen.

Kaos PERSIB yang ia jual harganya beragam tergantung besar kecilnya kaos mulai dari Rp 15.000 untuk ukuran anak hingga Rp 30.000 untuk ukuran remaja dan dewasa.

Galeri Atribut Persib di Jl. Cimulu Kota Tasikmalaya

Selain Kaos, atribut yang dijual mawardi adalah jaket dan persib bertuliskan maung Bandung. Untuk jaket Maung bandung biasanya saya jual seharga Rp 50.000. Sedangkan untuk rompi biasa dijual Rp 20.000 per potong," terangnya.

Mawardi menambahkan, konsumen kaos Persib Bandung cukup beragam, mulai dari anak-anak remaja maupun dewasa. Mereka tak hanya warga Kota Tasikmalaya saja melainkan juga banyak yang berasal dari Kab.Tasikmalaya, Kab.ciamis bahkan Kota Banjar," ujarnya.

Selain kaos bertuliskan Viking dan bobotoh ujar dia, banyak pula konsumen yang menanyakan kaos yang mirip dengan kostum yang biasa dipakai para pemain Persib Bandung.

Komentar yang sama dikatakan penjual atribut Persib lainnya. Atep yang juga penjual atribut PERSIB mengatakan, peminat atribut Maung Bandung khususnya sal dan topi (kupluk) cukup banyak seiring dengan prestasi PERSIB yang belakangan menunjukan rating membaik. Sebenarnya konsumen atribut Persib di Tasik ini dari dulu juga cukup banyak.

Tetapi jika Persib selalu menang peminatnya akan lebih banyak dan itu dari segi bisnis cukup menguntungkan," ujar Atep.

Atep berharap, penampilan Persib Maung Bandung dapat terus konsisten dan berakhir dengan kemenangan dalam setiap pertandingan.

"Saya yakin jika PERSIB bertahan terus dipapan atas bahkan bisa menjadi juara, penjualan atribut PERSIB akan semakin laris," harapnya. (*)

Gado-Gado, Kuliner Tradisional Sangat Diminati

EKONOMI KREATIF - Untuk mendapatkan kepuasan dalam menyantap suatu makanan, kini tidaklah harus dengan makanan yang serba mewah dan mahal, jaman sekarang justru banyak konsumen banyak mendapatkan kepuasan dari makanan yang serba sederhana dan bernuansa tradisional.

Tak hanya makanan, tempat dimana orang makanpun kini yang banyak dicari adalah tempat yang bernuansa daerah atau kampung, hal itu bisa kita buktikan dengan banyaknya restoran ternama yang mendesain tempatnya dengan nuansa kampung.

Konsumen kini lebih betah makan ditempat makan yang hanya beralas tikar dan beratap injuk (sirap) demgan menghadap kolam yang dihiasi banyak ikan dari berbagai jenis ikan, dari pada restoran yang serba mewah dan megah.

Gado-gado (sumber foto : masakanlezat.com)
Kembalinya selera makan masyarakat pada makanan tradisional terang saja membuat para penjual makanan tradisional kembali memiliki peluang bagus untuk mengembangkan usahanya. Salah satu makanan tradisional yang kini banyak digandrungi masyarakat di Kota Tasikmalaya adalah gado-gado.

Gado-gado sendiri merupakan makanan yang berbahan dasar campuran sayuran segar mentah dengan sayuran setengah matang. Biasanya terdiri dari kol, toge, kentimun ditambah goreng tahu dan telur rebus yang kemudian disiram dengan bumbu kacang yang telah dicampur dengan bumbu tradisional seperti bawang putih, gula merah, asam dan cabe merah serta diberi campuran udang kering (ebi) juga santan dan cuka lahang, hingga membuat makanan tersebut kaya akan aneka dan rasa.

Untuh lebih menambah kenikmatan, gado-gado biasanya diberi pelengkap seperti goreng bawang merah yang telah diiris dan kerupuk atau emping. dengan begitu jadilah gado-gado sebagai makanan yang siap santap yang cocok dimakan kapan saja dan dimana saja.

Ny.Imas pemilik salahsatu kedai gado-gado di Kota Tasikmalaya menyebutkan, gado-gado banyak dibeli konsumen dari berbagai kalangan masyarakat. Selain untuk makanan sehari-hari, gado gado pun banyak dipesan untuk makanan di acara-acara resmi seperti perkawinan, arisan, rapat-rapat kantor dan sebagainya. Bahkan selain orang asli Tasik banyak orang-orang dari luar Tasik seperti Bandung dan Jakarta yang telah mengenal gado-gado anda.

"Banyak orang dari luar kota seperti Bandung dan Jakarta yang apabila mereka datang ke Tasik selalu membeli gado-gado disini, apalagi biasanya kalo saat liburan hari raya, gado-gado pasti selalu laris," Ujar Imas.

Bumbu gado-gado milik dia telah sampai di Tanah Suci Mekah. Hal itu disebabkan bayak warga Tasik yang akan melaksanakan Haji membeli bumbu gado-gado sebagai bekal makanan ibadah haji.

"Banyak jemaah haji dari Tasik yang akan ke Mekah membeli bumbu gado-gado disini, menurut mereka bumbu tersebut nantinya akan dicampur dengan lalaban yang biasanya dibeli disana, lagi pula bumbu gado-gado tidak cepat basi dan kuat untuk satu bulan bahkan lebih," tutur Imas.

Saat ini kata Imas, untuk satu porsi gado-gado biasanya dijual dengan harga antara Rp8000 hingga Rp 10.000. Dari penjualan dengan harga tersebut, keuntungan yang bisa ia bawa pulang antara 20 hingga 25 persen dari harga jual."Lumayan lah pak kanggo nambah-nambah kebutuhan sehari-harimah," ujarnya. (*)

Waduh, Toko Optik Berizin di Kota Tasik Hanya 25%

EKONOMI KREATIF – Dari 28 penyelenggara Optik di Kota Tasikmalaya, hanya 25 persen yang memiliki perizinan. Dengan kata lain, penyelenggara optik yang ada di Kota Tasik, sebanyak 75 persen tidak berizin. Berdasarkan peraturan Menkes No 424, setiap penyelengaraan optik diharuskan memiliki ijin.

Hal tersebut dikatakan Suroyo, M.Kes, saat melakukan kunjungan ke beberapa optik yang di Kota Tasikmalaya.

Katanya, hasil infeksi kelapangan, faktor penyebab banyaknya penyelengara optik yang tidak berijin adalah paktor ketidak tahuan.

"Selain itu banyak penyelenggara optik di kota Tasikmalaya yang belum bisa membedakan antara penyelengaraan oftik dengan penjualan kacamata biasa," jelasnya.

lebih lanjut Suroyo menjelaskan, masalah optik sudah masuk terhadap ranah kesehatan. Jangan sampai akibat penyelengaraan optik justru menimbulkan permasalahan bagi kesehatan masyarakat khususnya menyangkut kesehatan kesehatan indra penglihatan.

Untuk itu kata dia, penyelenggara optik harus benar benar akhli yang telah memenuhi berbagai persaratan keahlian tentang kesehatan mata.

"Karena tugas optik sendiri melakukan pemeriksaan gangguan kesehatan mata termasuk mengukur atau mengoreksi lensa mata.

"Nah jika koreksi lensa mata tersebut tidak sesuai justru bakal berakibat patal terhadap kesehatan mata. Contoh, kita mendapatkan pasen mata yang ketajaman matanya kurang min dua. Nah oleh optik yang tidak berpengalaman dikasih koreksi ketajaman mata min tiga atau min empat itu akan memperburuk penglihatan bahkan bisa menimbulkan kebutaan," terangnya menambahkan.  

Sebenarnya lanjut Suroyo usaha mensosialisasikan permen kes terkait keharusan penyelengaraan optik harus berijin sudah dia lakukan dengan cara mengumpulkan para penyelenggara optik se Kota Tasik.

Sayangnya lanjut dia acara tersebut hanya dihadiri sebahagian kecil penyelenggara optik saja sehingga peraturan tersebut memang belum tersosialisasikan secara menyeluruh.

"Oleh sebab itu kami acara ini sekaligus kami jadikan kegiatan sosialisasi dengan cara jemput bola atau dortudor," katanya. (*)


ISQ, Yakin Akan Tuhan, Manusia Bisa Jujur

EKONOMI KREATIF –  Pondasi awal dalam menjalankan hidup dan kehidupan berawal dari keilmuan yang ada pada diri manusia. Bahkan untuk mengukur tingkat ketaqwaan dan keimanan manusia juga bisa diukur dengan tingkat keilmuan yang dimiliki pribadi masing-masing.

Untuk itu  sebuah Lembaga Emotional and Spiritual  Quotient (ESQ) Leadership Center memberikan program pelatihan kepada para exsekutif, profesional, reguler, korporasi, mahasiswa, remaja dan anak-anak pelajar dan masyarakat umum.

Hal itu dikatakan pimpinan Emotional and Spiritual Quotient (ESQ) Cab.Tasikmalaya Agus Heri, setelah melaksanakan training Reguler  ESQ yang diikuti hampir 100 orang peserta di Tasikmalaya.

Agus mengatakan, saat keyakinan pada Tuhan telah tertancap didada, seseorang akan menjaga nilai kejujuran dan nilai keadilan Menurut Agus pelatihan ESQ pada dasarnya memberikan pemahaman kembali atas tiga pertanyaan mendasar. Yakni siapakah saya, darimana saya berasal dan akan kemana aya menuju.

"Meski selama ini segala kesuksesan dunia telah didapatkan, tapia apakah semua itu telah bisa memberikan kebahagiaan dan ketenangan sejati," ujarnya.



Pencarian jati diri manusia, kata Agus dilakukan pada setiap pelatihan ESQ baik peduli sosial, leguler profesional, eksekutif maupun untuk remaja dan anak-anak. "Pencarian itu telah pula dilakukan para pendahulu kita seperti Nabi Ibrahim atau Abraham, Nabi Musa atau Moses sampai pencarian Nabi Muhammad SAW," katanya.

Dengan meyakini eksistensi dan kebesaran Tuhan, kita akan selalu dapat memaknai hidup dan tak lagi berani melakukan apa yang tidak sesuai dengan suara hati, etika dan norma agama. "pelatihan ESQ tidak menekankan pada ritualitas agama, tetapi asensi dari rasa ber-Tuhan," ujarnya.

Trainng ESQ adalah sebuah penomena, menggugah dan mampu mengubah kehidupan seseorang. Hal itu bisa terjadi karena ESQ memang berbeda dengan pelatihan lainnya dan bukan sekedar pelatihan kepemimpinan biasa. Training ESQ merupakan pelopor pelatihan yang mengasah sisi spiritual dengan mendalam, bersamaan dengan sisi emosi dan intelektual seseorang.

ESQ dengan seksama memandu seseorang dalam membangun prinsip hidup dan karakter berdasarkan Way 165. Angka 165 merupakan simbol dari 1 hati pada yang Maha Pencipta, 6 prinsif moral dan 5 langkah sukses. ESQ hadir untuk siapa saja yang berkeinginan untuk membentuk karakter manusia paripurna. ESQ juga merupakan upaya untuk menjembatani rasionalitas dunia usaha dengan spirit ketuhanan. Melengkapi makna sukses dengan nilai -nilai spritual yang mendalam, menuju esensi bahagia yang sesungguhnya.

"Dalam setiap pelatiha ESQ kami juga selalu menanamkan pentingnya menjalankan tujuh nilai dasar, yaitu jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerja sama, adil dan peduli. Kami Yakin jika ketujuh nlai itu hilang dalam masyarakat, bangsa ini akan mengalami kehancuran. Nilai-nilai itulah sesungguhnya yang merupakan nilai unggulan bangsa yang disebut karakter bangsa," ujar Agus.

Nilai-nilai ini lanjut Agus sesungguhnya sudah tertanam dalam diri manusia sejak lahir, namun untuk mencapai niali-nilai dasar tersebut diperlukan suatu arahan yang bisa membantu membangkitkan kekuatan tersembunyi serta mengarahkan seluruh potensi dirinya untuk kehidupan dan pekerjaan yang lebih produktif.

Yang membedakan taraining ESQ dengan pelatihan biasa adalah, training ESQ dibuat sedemekian rupa hingga peserta akan merasa seperti menikmati sebuah perutunkan yang penuh makna,"Sebagai materi pendukung, peserta juga akan diajak terlibat beberapa aktifitas dalam training seperti, simulasi dan saling berbagi pengalaman diantara mereka," ujarnya.

Agus juga mengatakan, melalui ESQ peserta akan diajak untuk menciptakan sebuah titik keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kecerdasan emosi, dan kecerdasan spritual. Membebaskan diri dari berbaai macam gangguan yang menghalangi seluruh potensinya. Mengerahkan seluruh kekuatan tersebut untuk menciptakan pembaharuan dalam kehidupan dan pekerjaannya, menjadi pribadi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan. (*)     

Plaza Asia Hadirkan Konsep Hyperstores

EKONOMI KREATIF - Plaza Asia merupakan satu-satunya pusat perbelanjaan ritel dan grosir terbesar yang berada tepat di kawasan pusat niaga yang strategis di Tasikmalaya dan merupakan mal terbesar se Priangan Timur. Pusat perbelanjaan yang dibangun diatas lahan seluas 4,6 Hektar dan gedung lima lantai ini didukung pula dengan berbagai fasilitas pendukung yang saling menunjang dalam suasana kreatif.

Plaza Asia menghadirkan konsep hyperstores. Yaitu pusat perbelanjaan yang menyediakan aneka kebutuhan dengan membentuk sentra-sentra perdagangan yang yang memperdagangkan berbagai pruduk unggulan bersekala grosir maupun eceran.
foto : fb plaza asia

Plaza Asia juga bukan merupakan tempat belanja semata, sebagai one stop shopping, plaza ini memiliki berbagai fasilitas yang dapat dipergunakan seluruh keluarga. Ada ruko plaza Asia, supermarket Asia, dept.store.Asia, hotel dua lantai, food center, parkir setiap lantai, masjid, ATM center, gedung serba guna, kafe dan resto, pusat kecantikan, kesehatan dan kebugaran, kolam renang, ballroom dan masih banyak lagi asilitas yang lainnya yang menawarkan konsep edutainment untuk keluarga.

Lokasi yang strategis adalah salah satu keunggulan dari Plaza asia. Terletak dikawasan pusat niaga Jl.HZ. Mustofa  Kota Tasikmalaya yang sangat mudah diakses oleh lendaraan umum dan kendaraan pribadi hingga memudahkan sarana transportasi. Oleh karenanya gedung pusat perbelanjaan yang memliki fasilitas lower Ground Floor, Ground Floor, First Floor dan Second Floor diarahkan sebagai pusatnya segala pusat perbelanjaan.


Untuk Lower Ground Floor Plaza asia secara garis besar dibagi menjadi tiga area. pertama Supermarket (7050 M2), Tenant yang berjumlah 19 kios dengan view kedalam (exhibition hall) maupun keluar (selasar) dan Exhibition hal dimana area ini digunakan sebagai sarana kegiatan tambahan plaza atau tenant.

Ground Floor terdiri dari 23 tenant selain tenant tersebut, pada lantai ini terdapat Fashion store (3675M2). First Floor, memiliki fashion store (1700M2) untuk anak-anak yang dipadukan dengan Foodcourt, Gramedia, dan Amajon yang menjadikan lantai ini tampak kreatif.

Sedangkan Second floor memiliki tiga fungsi utama terdiri dari 6 tenant (56M2), gedung serba Guna (1648M2) dan hotel dua lantai yang memiliki 60 kamar lengkap dengan restaurant, kolam renang dan cofee shop.

Adapun tenant-tenant yang telah bergabung denagan Plaza Asia antara lain, Indosat, Gramedia, Amazone, KFC, Stroberi, Anggrek, Shaga Fitness & Healt, Optik melawai, Planet computer, Neo Central, Tas Exsport, Bakso Lapangan tembak senayan an sebagainya.


Sedangkan untuk mendukung aktivitas bisnis, Plaza Asia menyediakan 94 ruko dan rukan diarea shopping arcade. Berbeda denga ruko yang lain, Plaza Asia menyediakan private basment yang dapat  dipakai untuk berbagai keperluan.

Berangkat dari keinginan untuk memberikan kenyamanan dan memberikan yang terbaik bagi pengunjung, plza Asia yang berdaya tampung 100 ribu orang ini dilengkapi area parkir yang mampu menampung 1000 kendaraan dengan sistem yang terintegrasi dan dapat mengakses langsung pada setiap kapling ruko dan setiap lantai Mall dengan sistem keamanan full 24 jam.

Dengan lokasi yang strategis dan fasilitas yang lengkap, minat para pengusaha untuk memiliki kios di Plaza Asia cukup tinggi. hal ini tak lepas dari berbagai kemudahan yang diberikan Plaza Asia untuk calon tenant, agar dapat segera mamlai usahanya. Sementara itu progress pembangunan Plaza Asia hingga saat ini telah mencapai tahap Finishing.

Bergabungnya Pedagang Tasikmalaya


Melihat kota dan Kabupaten Tasikmalaya yang banyak memiliki produk khas ungglan yang berdaya jual tinggi, Plaza Asia bekerjasama dengan pemerintah daerah Kota maupun Kab.Tasikmalaya aktif menggandeng pelaku usaha didaerah untuk bergabung, ujar Property Manager Plaza Asia Zaini

Menurutnya, hingga saat ini para pengusaha atau pedagang Tasikmalaya banyak yang telah berminat untuk bergabung di Plaza Asia. Untuk mengakomodir pengusaha kecil dan menengah Tasikmalaya pihak Plaza Asia akan selalu melakukan kordinasi dengan Event Organizer yang ada yang nantinya akan melakukan event-event seperti pameran di area Plaza Asia baik yang sipatnya rutin maupun yang disesuaikan dengan moment-moment yang terjadi baik yang khusus maupun yang umum.

Ini merupakan pertanda awal yang menggembirakan, karena geliat kehadiran Plaza Asia tinggal menunggu waktu untuk menjadi destination point (tempat tujuan belanja baru) di Kota Tasikmalaya dan sekitarnya," ujar Zaeni. (*)


       


 

Bisnis Properti, Terinpirasi Bangunan Indah di Luar Negeri

EKONOMI KREATIF - Pengalaman merupakan guru terbesar dalam hidup, berbgai kejadian yang pernah dialami kerap dijadikan sebagai pijakan untuk menentukan langkah selanjutnya.  Hal itu pula kiranya yang dipakai oleh salah seorang pengusaha Properti di Tasikmalaya Asep Gumilar.

DI tempat kerjanya Asep mengaku, ketertarikannya bergelut dengan dunia properti berdasarkan dari pengalamannya sebagai pelaut yang kerap singgah dibeberapa negara yang kaya akan ragam properti serta memiliki nilai seni yang sangat mengagumkan.

Beberapa negara yang terkenal dengan gaya bangunan yang memiliki khas serta nilai seni yan sangat terkenal seperti Italia, Rusia dan Prancis pernah ia singgahi.

“Saya benar-benar merasa kagum dengan bangunan-bangunan yang ada dibeberapa negara yang kebetulan pernah saya singgahi, di Itali misalnya gaya rumah yang ada disana memiliki nilai seni yang luarbiasa, hinga gaya bangunan rumah ala Italia kini banyak dipakai atau diterapkan di negara-negara lain termasuk di Indonesia," ujarnya.

Selain Italia lanjut Asep, negara yang terkenal dengan bangunannya adalah Rusia, Bangunan bangunan bergaya Katedral Rusia yang dibuat pada sekitar tahun 1918 kini masih berjejer dengan kokoh dan berwibawa serta memiliki kekuatan yang luar biasa.

Dari pengalamannya itu, pria penghobi motor klasik yang kini terdaptar sebagai anggota Bandung BMW Club ini mengaku, terjun ke dunia properti tidak dilatar belakangi oleh keahlian atau latar pendidikan yang berhubungan langsung dengan properti.

Namun ia mengaku memiliki suatu konsep yang ia jadikan modal untuk terjun di dunia properti yaitu ingin memadukan antara kekuatan dan nilai seni dalam membangun sebuah bangunan.

"Ya terusterang saja dalam masalah properti bisa disebut masih awam, namun saya memiliki satu keinginan kuat yang saya bawa dalam menjalankan bisnis properti ini, yaitu ingin menerapkan apa yang pernah saya lihat di negara lain tentang  bangunan hingga bisa diterapkan di daerah sendiri," ujarnya.

Untuk merealisasikan keinginanya itu, suami dari Rini Marlina dan ayah dari seorang putra ini bekerjasama denga tenaga yang handal dan propesional dibidang properti kini membangun sebuah hunian exlusiv Minimalis di Rajapolah Kab.Tasikmalaya dengan nama Clouster Kalapa Mas.

Hunian yang dibangun diatas lahan seluar 6000 M2 dengan  bangunan sebanyak 45 unit itu dibangun dengan menonjolkan keindahan. (*)

 

Hajni, Sukses Jual Perlengkapan Keperluan Haji dan Busana Muslim

EKONOMI KREATIF -  Kemajuan sebuah usaha atau bisnis tidak akan terlepas dari Ikhtiar dan Do'a yang terus menerus dari yang menjalankannya. Begitupun dengan toko Ass Hajni, Toko yang juga dikenal dengan Pasar Seng Mekahnya Tasikmalaya tersebut sukses buah dari kerja keras H.Imat Ruhimat sekeluarga sebagai pemilik.

Toko yang terletak di Jl.Sutisna Senjaya No.34 Kota Tasikmalaya itu banyak menyediakan berbagai keperluan haji dan oleh-oleh untuk dibawa ke Tanah Air seperti, Air Zam-Zam, Kain Ihram, Kacang Arab, Kismis, Kerudung Turki, kerudung India, kerudung Italia, Permadani/Karpet lantai, sajadah, Tasbih, sorban, peci haji, cassette, VCD, MP3 nuansa Islami dan masih banyak lagi produk-produk yang lainnya.
Toko Hajni, Kota Tasikmalaya
"Perusahaan kami merupakan agen/distributor oleh-oleh khas Arab, dengan wilayah pemasaran meliputi daerah Bandung, Garut, Ciamis, Banjar an Tasikmalaya," ujar Imat (panggilan akrab H.Ruhimat). "Perusahaan kami,  sudah berpengalaman dalam distribusi produk-produk tersebut baik untuk kepentingan Jemaah Haji maupun untuk kebutuhan Bulan Ramadhan," ujarnya menambahkan.

Sebagai bukti lanjut Imat biasanya setiap bulan Ramadhan dan musim Haji, Ass Hajni berhasil menjual produk kurma sebanyak kurang lebih 50 ton."Kurma yang kami jual merupakan kurma impor yang kualitasnya terjamin dan kekuatannya dapat bertahan hingga satu tahun," ujarnya.

Selain Kurma dengan berbagai kualitas, pada bulan Ramadhan kali ini, Ass Hajni juga menjual berbagai barang keperluan ibadah bulan Ramadhan dan keperluan lebaran dengan harga sangat terjangkau.

Berbagai busana muslim pria dan Wanita dari mulai atasan hingga bawahan tersedia di Ass Hajni, selain busana muslim, dijual juga aneka corak sajadah asli Timur Tengah, aksesoris dan perlengkapan ibadah lain yang biasa dipakai untuk berlebaran dengan harga yang sangat vareatif.

Sebagai terobosan baru, selain menjual barang-barang diatas, kini ASS Hajni juga sedang gencar-gencarnya memasarkan kerudung Ass Hajni yang dinamai "Hajni ScrafPASHIMINA", keredung yang mengedepankan identitas Muslim (Moeslem Identity) tersebut, dibuat dari bahan berkualitas, dengan berbagai corak dan gaya hingga sangat cocok untuk dipakai di setiap kesempatan.

Keuntungan belanja di Ass Hajni menurut Imat, selain harganya relatif murah, juga barangnya sangat lengkap dan berkualitas. "Dengan adanaya toko Ass Hajni diharapkan para jemaah haji dapat terbantu dalam hal penyediaan perlengkapan haji dan oleh-oleh haji, sehingga mereka bisa lebih tenang dan khusyu dalam menjalankan ibadah aji di Tanah suci," ujarnya.

Sebagai wujud kebanggan atas kepercayaan dan dalam upaya mengutamakan kepuasan konsumen dalam berbelanja, AAs Hajni memberikan layanan secara maksimal kepada konsumen. Selain barang yang dijual sangat lengkap dan tempat yang sangat luas dan strategis, Ass Hajni ditunjang pula oleh tenaga karyawan yang profesional siap melayani pelangan secara maksimal.

Bahkan  untuk membantu kelancaran pelaksanaan ibadah haji, Ass Hajni juga memberikan secara gratis cassette VCD manasik Haji dan buku tips seputar ibadah haji yang bisa dijadikan pedoman dalam pelaksanaan ibadah haji.

"Sehubungan dengan semakin dekatnya waktu pelaksanaan ibadah haji, dan dalam rangka menghadapi Hari Raya Iedul Fitri, kami senantiasa membantu dengan menyediakan barang-barang untuk keperluan kedua moment tersebut, bahkan khusus untuk memenuhi keperluan ibadah haji dan oleh-ole haji, kamilah solusinya," ujar H.Ruhimat. (*)

Kesadaran Konsumen Akan Haknya Masih Kurang

EKONOMI KREATIF – Kesadaran konsumen akan pentingnya mengetahui keamanan produk yang dibutuhkan khususnya jenis makanan yang dijual di pasar-pasar baik pasar moderen amupun pasar tradisional masih rendah. Banyak konsumen cukup mempercayakannya kepada pihak penjual atau pedagang.

Padahal untuk menjaga keamanan konsumen, pemerintah termasuk dalam hal ini badan  pemeriksaan Obat dan Makanan BPOM telah mengatur sedemikian rupa persyaratan-persyaratan terhadap setiap produk yang dijual dipasaran yang salahsatunya adalah pelabelan. Pelabelan yang dimaksud seperti, masa kadaluarsa (Exspayer), berat neto (timbangan), pencantuman nama distributor perusahaan, ijin BPOM, kede ML dan DL, label halal dan yang lainnya.

Dari beberapakali hasil pemantauan, barang-barang yang tidak masuk kiteria diatas selalu saja atau masih ada dijual dipasaran termasuk dipasar-pasar yang ada di Kota Tasikmalaya walaupun jumlahnya relatif sedikit,” Odang Saefudin salah seorang pejabat di Kota Tasikmalaya.

Odang mengatakan, Dalam sidak yang dilaksanakan kemarin lebih dikhususkan terhadap sejumlah barang agar memiliki kode ML dalam kemasaannya yang berarti barang luar yang telah menjalani pemeriksaan di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Kemudian dalam kemasan juga selain dilengkapi bahasa asalnya produk tersebut, juga harus dilengkapi dengan bahasa dimana produk tersebut akan dipasarkan.

“Kalau tanda dalam kemasan MD berarti produk dalam negeri dan kalau ada kode ML itu kode produk luar negeri, kode tersebut diberikan oleh BPOM yang menyatakan kelayakan produk untuk dijual. Kode itu juga harus tertera dalam kemasannya, tidak boleh ditempel. Kemudian persyaratan lainnya adalah harus ada bahasa Indonesianya, sehingga masyarakat yang membeli mengerti makanan tersebut,” papar Odang.

Lebih lanjut ujar odang, serbuan produk makanan dari luar negeri ke Tasikmalaya saat ini jumlahnya cukup banyak baik yang dijual di pasar modern ataupun pasar tradisional. “Kalau di pasar modern mungkin seleksinya lebih ketat, akan tetapi kalau masuk ke pasar tradisional mungkin akan kurang terkontrol. Makanya sidak kali ini-pun kami lakukan secara intensif dengan dua tim, yakni ke pasar modern dan pasar tradisional,” imbuhnya.

Dari hasil sidak yang dilakukan Diskoperindag dengan melibatkan Dinas kesehatan, badan meteorologi, bidang ekonomi, bidang hukum Satpol PP dan beberapa LSM yang tergabung dalam perlindungan konsumen Kota Tasik tersebut, secara umum tidak menemukan adanya produk makanan luar negeri yang kebanyakan berasal dari China, Malaysia, dan Singapura yang tidak memenuhi persyaratan penjualan.

"Secara umum barang-barang yang dijual dipasaran yang ada di Kota Tasik relatif aman untuk konsumen, jelas Odang.

Adapun pada sidak kali ini kami hanya menemukan produk yang labelnya ditempel atau tidak menyatu dengan kemasan. Nah untuk produk seperti itu pihak penjual disarankan untuk menarik sementara barang tersebut dan mengkompirmasikannya ke pihak distributor," imbuhnya.

Sementara itu Mimin (32)  salah seorang konsumen warga mangkubumi Kota Tasikmalaya ketika ditanya Priangan saat belanja disalahsatu supermarket di Kota Tasik mengaku, setiap kali belanja ia tak pernah memeriksa label yang tertera pada barang yang dibelinya."Sayahmah percaya aja ke pedagang, tak mungkin kan pedagang menjual barang yang sudah tidak layak," ujar Mimin.(*)


Bisnis Bunga, Untungnya Harum Nan Semerbak

EKONOMI KREATIF -  Merangkai bunga sebenarnya merupakan kegiatan yang tidak sulit. Namun, bagi orang yang tidak memiliki keahlian dibidang itu tentulah bukan hal yang mudah.  Berbagai unsur harus dimiliki untuk menciptakan rangkaian bunga yang indah dan sesuai dengan tatanan dalam merangkai, seperti ditunjang dengan pemahaman tentang dasar-dasar teori dalam merangkai.

Selain itu, dalam merangkai bunga siapapun harus memiliki jiwa seni dan tentunya rajin berlatih.

Pemilik Cyithia Florist di Jl.Empang, Gg. Karangsarian No.2 Kota Tasikmalaya, Iyok menuturkan, Synthia Florist menerima  berbagai macam pesanan rangkaian bunga seperti Stick werk (bunga tusuk), krans (rangkaian duka), salib, romawi, graftak, buket meja.

Selain itu jenis rangkaian buket standard, rangkaian kiriman ucapan seperti peresmian, pelantikan, natal, paskah, tahun baru, lebaran, ulang tahun, pertunangan, perkawinan, kawin mas, kawin perak, valentin, hand bouqouet, biedermeir, miniatur lanskap/pertamanan dan lain-lain.

Menurut Iyok, bisnis layanan rangkaian bunga untuk berbagai ucapan memiliki prosfek yang sangat baik.
"Di dunia ini, bunga memiliki nilai yang tidak tertandingi dengan nilai uang sekalipun, memberikan rangkaian bunga untuk berbagai kepentingan, memiliki nilai kepuasan yang tak ternilai baik bagi yang diberi maupun bagi yang memberikan," ujarnya.

Untuk memberikan layanan yang terbaik kepada konsumen, bahan baku bungapun selalu menggunakan bunga segar yang berkualitas

“Selain bunga lokal yang saya datangkan dari lembang dan sukabumi, saya juga memakai bahan baku bunga import yang didatangkan dari Taiwan, Holan dan RRC, seperti, bunga anggrek, Ros, clasablangka, tulif dan yang lainnya" ujarnya.

Dalam satu minggu Iyok mengaku, rata-rata membutuhkan bunga sebanyak 30 ikat bunga kalau sedang kondisi normal. Sedangkan jika sedang ramai bunga yang dibutuhkan bisa mencapai 100 ikat bunga per minggu.

"Untuk mendapatkan bunga seperti itu, modal yang diperlukan antara 1 juta sampai 2 juta perminggu. Sedangkan bila permintaan lagi ramai, modal yang dibutuhkan bisa mencapai 5 juta sampai 7 juta per-minggu," kata Ny Iyok. Harganyapun sangat berpareasi, dari mulai harga Rp 250.000 hingga Rp 1.000.000.

“Harga, kami menjatuhkan harga sesuai jenis pesanan dan tergantung bahan dasar. Kalau yang memakai bunga import biasanya harganya lebih mahal namun tentunya kualitas barang sangat bagus. Sedangkan kalo cuma pakai bunga lokal harganyapun tentunya bisa lebih murah," jelasnya.

Menyoal kompotiter ujar Iyok, ia selalu menyikapinya dengan selalu menampilkan kreasi terbaru serta selalu memberikan yang lain dari pada yang lain

“Dengan munculnya para pengusaha yang sama, justru mendorong diri saya untuk selalu berkreasi hingga produk yang disuguhkan selalu beda dan selalu memberikan kepuasan bagi para pelanggan," ujarnya.

Layanan lainnya yang diberikan Cintya Florist, setiap pesanan karangan bunga diantar ketujuan tanpa ada biaya tambahan. Namun untuk pengiriman keluar kota, pesanan diambil sendiri. (*)

Ini Tanggapan Pak SBY Soal Kondisi Ekonomi di Bawah Jokowi

EKONOMI KREATIF – Saat ini dilaporkan terjadi pelambatan pertumbuhan ekonomi di tanah air. Hal itu menjadi kekecewaan masyarakat terutama terkait kinerja Presiden Jokowi dan menterinya. Selain masyarakat biasa yang cemas dengan kondisi ekonomi, mantan Presiden RI Bapak SBY turut berkomentar melalui akun twitternya.

Ini petikan lengkapnya sbegai berikut :

Perbincangan masyarakat minggu ini didominasi oleh isu pelambatan ekonomi kita, dengan segala dampak & implikasinya.

Kecemasan atas memburuknya situasi perekonomian bukan hanya disuarakan oleh pelaku pasar, tetapi juga oleh masyarakat luas.

Sebaiknya kita tidak perlu panik. Keadaan seperti ini setiap saat bisa terjadi. Masa kini dunia ekonomi mudah & sering mengalami gejolak.

Yang penting, pemimpin dan pemerintah menyadari & mengakui bahwa memang ada persoalan yang harus ditangani secara serius.

Diperlukan gerak cepat & solusi yang efektif untuk atasi persoalan fiskal & APBN, pertumbuhan yang melambat dan kelesuan investasi & bisnis.

Juga harus diantisipasi kemungkinan meningkatnya pengangguran, serta gangguan terhadap kecukupan & stabilitas harga bahan pokok.

Kalau berbagai persoalan ini tidak ditangani secara efektif, bisa saja keadaannya menjadi lebih buruk. Ini harus kita cegah.

Bagi pemerintah, apapun opsi & kebijakan yang dipilih selalu ada plus & minusnya. Ada pro & kontranya. Tetapi tetap harus diambil.

Yang penting, pemerintah beri solusi. Tetapkan "policy response" yang realistik & sungguh dijalankan. Jangan terlalu banyak beretorika.

Dulu, sebagai Presiden, persoalan seperti ini sering saya hadapi. Juga tidak mudah. Tetapi dengan kerja keras & tindakan tepat, selesai juga.

Rakyat perlu beri kesempatan & dukungan kepada Pak Jokowi & pemerintah, untuk atasi permasalahan di bidang ekonomi ini.

Saya menilai situasinya belum masuk krisis. Masih ada waktu. Masih tersedia solusi. Penurunan ekonomi masih bisa dibalikkan.


- Diambil dari akun twitter @SBYudhoyono pada hari Jumat, 8 Mei 2015

Ridwan Kamil : Bandung, Lahirnya Lagi Semangat Berkolaborasi Warganya

Semalaman itu saya gelisah. Bangun pagi dengan rasa cemas hadir menyergap. Otot bahu terasa lebih keras. Ciri badan sedang berontak kurang istirahat. Hanya senyum dan pelukan 20 detik istri yang sedikit membangkitkan semangat. Pagi itu, Jumat tanggal 24 April telah tiba.

Ditemani sepeda kesayangan, saya menyusuri Jalan Asia Afrika dari arah berlawanan. Cuaca Bandung pagi itu begitu sempurna. tidak terik dan tidak hujan. Semua terlihat lengang. Mengingatkan pada pagi saat lebaran. Semua perabot di jalan dan trotoar terlihat sudah siap. Kursi, pot bunga, poster, baliho, semuanya harmoni seperti apa yang saya imajinasikan.

Pagi itu, di jalan bersejarah, Jalan Asia Afrika, selain deretan patung Maung Bandung diatas lampu-lampu jalan, terlihat pria-pria cepak berpakaian batik pun sudah berjajar rapi. Tanda perhelatan sudah siap dimulai.

Jam menunjukkan pukul 7.30 pagi, masih luang untuk melakukan banyak hal sebelum para kepala negara hadir melakukan 'historical walk' di pukul 9 pagi. Tiba-tiba Bapak Presiden yang sudah menginap dari semalam, memutuskan untuk menyapa warga Bandung di sepanjang rute kedatangan tamu kenegaraan. Dimulai dari bandara Husein Sastranegara, menyusuri jalanan kota Bandung sampai berakhir di Hotel Homann.

Di Sepanjang jalan, yang terlihat adalah wajah-wajah sumringah. gestur-gestur tubuh warga Bandung yang menyiratkan kegembiraan. Tidak ada yang cemberut. terdengar sana-sini lagu Halo-halo Bandung bersahutan menyertai teriakan dari anak-anak sekolah. Di sepanjang rute, Baliho Sukarno, Mandela dan tokoh-tokoh lainnya seolah menyapa disela-sela kibaran bendera-bendara negara Asia Afrika.

Senyum dan tawa warga sepanjang jalanan itu menenangkan kegelisahan saya. pagi itu Tuhan, berbaik hati, memberkahi kota Bandung dengan kegembiraan

***

Di hari ke duapuluhempat di bulan April 2015 itu, Kota Bandung kembali menjadi tuan rumah puncak perhelatan 10 tahunan untuk memperingati peristiwa lama dan mencari relevansi baru dari sebuah momen bersejarah 60 tahun silam: Konferensi Asia Afrika.

Tahun 1955, negara-negara Asia Afrika, yang senasib diiris oleh sejarah kolonialisme yang kelam, berkumpul untuk pertama kalinya. Di bawah kepemimpinan sang proklamator, Bung Karno, negara-negara Asia Afrika menyuarakan perlawanan pada kolonialisme. Di bawah payung manifesto Dasasila Bandung, bangsa-bangsa kulit berwarna itu menggelorakan perlawanan pada penindasan geografis dan kemanusiaan. Sejarah juga mencatat di kemudian hari ibu ini melahirkan anak yang bernama Gerakan Non Blok.

Namun, apa relevansinya peringatan KAA di 2015 ini? , saat isu kolonialisme sudah jadi bagian masa lalu. Apa kira-kira nilai baru yang bisa terus menjadikan Indonesia sebagai lokomotif perubahan dunia mewakili 2 benua ini. Bagaimana memosisikan semangat Bandung sebagai kota yang harus tetap relevan dalam geopolitik Asia dan Afrika.

Dalam diskusi dengan para duta besar negara-negara Asia dan Afrika di Jakarta, saya mendapatkan kesimpulan. Mereka menekankan harus lahir perjuangan baru atau nilai yang relevan dengan situasi geopolitik dunia. Mereka tidak mau perhelatan ini hanyalah seremonial belaka. Nilai itu disepakati bernama Solidaritas Baru. lahirlah gagasan 'New Asia Africa Solidarity'.

Solidaritas baru berarti kita berbagi semangat perlawanan terhadap bentuk kolonialisme baru seperti yang terjadi di Palestina. Solidaritas baru berarti kita berbagi sesuatu, inovasi pembangunan misalnya, yang kita anggap penting dalam konteks negara-negara Asia Afrika. Solidaritas baru berarti Bandung juga harus bersemangat menjadi pemimpin kota-kota Asia Afrika.

Para duta besar juga menyepakati agar simbol-simbol perhelatan KAA tidak hanya nostalgia, tapi melahirkan pesan dan ikon yang paling relevan sesuai konteksnya. Karena itu disepakati dari Asia tetap diwakili oleh Bung Karno sebagai ikonnya. Dan Nelson Mandela, walau tidak hadir tahun 1955, diusulkan mereka sebagai ikon yang mewakili Afrika baru.

Karenanya saya mendukung Presiden Joko Widodo, memberikan pesan-pesan kuat yang mengritik relevansi PBB dan lembaga-lembaga donor yang dianggap kurang relevan dan berkeadilan dari perspektif negara Asia Afrika. Namun di Bandung, kami bersemangat memperkuatnya dengan menyeleggarakan 60-an kegiatan sebagai jawaban terhadap tantangan para duta besar Asia dan Afrika itu.

Di Bandung, dengan semangat Solidaritas Baru kami mengadakan Human Rights City Conference, Asia Africa Smartcity Summit, Asia Africa NGOs summit, Asia Africa Students Conference, Creative Cities Network, Asia Africa Carnival dan 50-an sisanya yang saya tidak hapal semuanya. Inilah sumbangan Bandung bagi setengah penduduk dunia ini, nilai-nilai baru yang relevan dalam peradaban kekinian Asia dan Afrika.

***

Di hari-hari menjelang hari H, saya melihat banyak fenomena yang menggugah batin saya. Di Jalan Otista, saya lihat sekelompok tentara sedang menyiapkan tambang-tambang untuk mengatur massa. Disebelah mereka, beberapa orang dewasa berjaket kulit lusuh, berambut gondrong dan bercincin akik sana sini, sedang merapikan barisan pot bunga. Mungkin mereka preman-preman Pasar Baru. Raut mereka penuh tawa. Pemandangan langka.

Di hari Minggu, tanggal 19 April, kota Bandung melakukan kerja bakti bersama. Terlihat sepasang suami istri dan 2 anaknya mengecat batu kanstin jalan Asia Afrika. Para ibu-ibu yang entah kenapa warna jilbabnya merah semua, sibuk menyapu trotoar di sana-sini. Mereka terlihat ceria, lengkap dengan aksi-aksi selfienya disana sini.

Kegiatan mereka ini melengkapi kerja bakti di minggu sebelumnya dimana 3000-an relawan KAA bersama TNI/Polri bekerja bakti mengecat bangunan-bangunan lusuh yang ada di radius dekat Gedung Merdeka. Relawan KAA adalah fenomena luar biasa. Dibutuhkan hanya sekitar 2 ribu orang, eh yang daftar sekitar 15 ribu orang. Semangat volunteerism ini membuat saya optimis dengan masa depan sosiologis Bandung. Mereka punya moto "We are not paid, not because we are worthless, but because we are priceless". Keren. Terharu. Bandung saat itu terbuat dari kekompakan dan kolaborasi.

Kolaborasilah yang menyelamatkan Bandung. Di kota yang diciptakan Tuhan saat sedang tersenyum ini, kolaborasi begitu kental. Indah sekali. Deretan batu bulat bertuliskan nama-nama negara Asia Afrika adalah sumbangan jemaat gereja di Jalan Gardu Jati. Pengecatan bangunan-bangunan lusuh adalah hasil saweran ibu-ibu arisan kecamatan Regol. Gerbang Pasteur, Monumen Simpang Lima, Air mancur Cikapundung Timur, Jembatan Asia Afrika dan Monumen 69 tahun KAA dibantu oleh pengusaha lokal dan nasional.

Ketika ribuan ibu-ibu mendatangi masjid-masjid setempat bada isya di malam sebelumnya untuk berdoa bagi kelancaran acara dan ketika 2000-an warga dari ormas dan LSM secara sukarela begadang menjadi relawan ketertiban dan ketika seorang Pastor dan para pemijat tuna netra menyisihkan pendapatannya dengan ikhlas untuk KAA, disitulah saya menemukan hikmah perhelatan KAA yang sebenarnya. Hikmah akan hadirnya sabilulungan atau gotong royong. Lahirnya kembali rasa cinta pada kota bersejarah ini. Lahir kembali kekuatan rasa persaudaraan. 'Solidarity reborn'.

***

Masih teringat dengan jelas, Presiden memberi tugas saya, sebagai ketua panitia lokal, untuk menyiapkan puncak perhelatan ini di pertengahan februari. Artinya saya hanya diberi waktu 60 hari untuk menyiapkan segala sesuatu nya, yang dahulu saat peringatan 50 tahun KAA di 2005, persiapannya dilakukan selama satu tahun. Sesuatu yang mustahil jika menggunakan logika matematika. Apalagi tidak tersedia dana negara yang cukup dan mudah diakses karena keterbatasan waktu.

Namun saya selalu percaya, Tuhan selalu bersama mereka yang berupaya. Berkat kebaikan hati pertemanan sana sini, 20 an pekerjaan infrastruktur dan 60 an acara kecil sampai kolosal, seperti pemecahan rekor dunia 20 ribu orang bermain angklung, berhasil dilaksanakan dengan relatif lancar dan aman. 'Networking is everything'

Bagi saya, perhelatan KAA ini membuktikan, bahwa bangsa kita ternyata bisa bekerja dengan kecepatan tinggi saat kondisinya memungkinkan. 'No crack under pressure'. Jangan-jangan, aturan main berbangsa dan bernegara kita sendiri yang membuat perubahan di negeri ini begitu lambat.

Di malam-malam nan panjang, saya menjadi saksi betapa para pekerja jalan bangunan dan staf pemkot Bandung, bekerja siang malam, mengaduk semen memasang granit, mengelas besi, bergantian mengejar target yang tidak mungkin, menjadi mungkin. Tepukan ke pundak dan saling sapa adalah hal rutin yang saya lakukan untuk menyemangati energi hidup para pekerja ini. Saat melakukannya, saya sering teringat Ibu yang rutin menasehati untuk selalu memanusiakan manusia.

***

Perhelatan KAA sudah berakhir. Banyak hal baik datang bersahutan. Dibuka oleh prosesi upacara adat Sunda tarawangsa, dilanjutkan oleh lautan kegembiraan dan keseriusan, dan diakhiri oleh konser solidaritas metalhead di Balai Kota dan pengajian di majelis taklim. Secara ekonomi, KAA ini mengalirkan devisa sebesar 480 milyar, dimana 100 Milyar nya untuk kota Bandung. Belum lagi nilai ekonomi masa depan dengan banyaknya publikasi mendunia oleh lebih dari 1000-an jurnalis dunia.

Alhamdulillah juga, konferensi Human rights city menghasilkan deklarasi HAM yang ditandatangani para walikota se Asia dan Afrika. Juga Smartcity Summit menyepakati lahirnya organisasi baru Asia Africa Smartcity Alliance untuk berbagi teknologi, dimana Bandung terpilih sebagai ketua pertamanya. Asia Africa NGOs summit berlangsung sukses dengan komitmen berjejaring untuk pengentasan kemiskinan dengan cara-cara baru. Lahir pula manifesto kota-kota kreatif se Asia Tenggara yang berkomitmen untuk menjadikan kawasan sisi tenggara Asia ini sebagai simpul kreativitas utama dunia di masa depan.

Ada yang mengkritik bahwa perhelatan 60 tahun KAA hanya seremonial. Saya kira itu kurang tepat dalam konteks Bandung. Bandung khususnya menemukan relevansinya lagi sebagai pelopor nilai-nilai solidaritas baru di kota-kota Asia dan Afrika. Namun sesungguhnya, yang terpenting untuk Bandung adalah lahirnya lagi semangat berkolaborasi warganya. Lahir lagi semangat kebersamaan.

Perhelatan ini memberi hikmah, tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras. Tidak ada keberhasilan tanpa kekompakan. Tidak ada perlindungan tanpa doa dan pertolongan Tuhan.

Terima kasih warga Bandung yang sudah mendukung. Terima kasih untuk semua yang sudah membantu. Terima kasih untuk semangat bekerja kerasnya.

Cintaku untuk setiap dirimu. HATUR NUHUN (Sumber : FB Ridwan Kamil untuk Bandung)